History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Tingkat Penambahan Produksi Mencatat Rekor Tertinggi Untuk 5 Tahun Terakhir

  • 21 March, 2015
  • Editor
Tingkat Penambahan Produksi Mencatat Rekor Tertinggi Untuk 5 Tahun Terakhir
Manufaktur

   (Taiwan-ROC) Direktoral Jenderal Budjet, Akuntansi dan Statistik menyampaikan, dalam situasi menurunnya harga barang inovasi teknologi, minyak mentah, bahan baku pertanian, tahun kemarin tingkat nilai tambah manufaktur domestik malah meningkat menjadi 24%, mencatat rekor tertinggi baru dalam 5 tahun terakhir, memperlihatkan membaiknya keuntungan manufaktur, ini akanmenjadi salah satu hal yang menguntungkan bagi persyaratan menaikan gaji karyawan.

   DGBAS menekankan, tingkat nilai tambah mengacu pada nilai tambah (value added), memiliki proporsi penting dari total produk, mencipatakan nilai baru pada kapasitas produksi masing-masing unit produk. Tahun lalu, Kementerian Ekonomi dalam laporan pemikiran “Transformasi Strategi Industri Taiwan” sempat mengumumkan akan meningkatkan manufaktur nilai tambah dari 20% pada tahun 2012 menjadi 28%.

   Yang patut diperhatikan di sini adalah pada tahun 2013, 2014, dalam situasi harga minyak mentah internasional dan bahan baku pertanian yang mengalami penurunan besar, mengurangi biaya terkait produksi, modalpun berkurang, tetapi ditambah dengan perusahaan yang terus melakukan penelitian dan inovasi, sehingga tingkat penambahan nilai produk manufaktur terus naik, tahun 2013 sebesar 23,4% dan pada tahun 2014 naik lebih tinggi lagi menjadi 24%.

   Pejabat DGBAS menyampaikan, tingkat penambahan nilai produk manufaktur 24% merupakan langkah perhitungan langkah awal, untuk statistic secara keseluruhan harus menunggu hingga akhir tahun, beberapa tahun terakhir ini tingkat penambahan nilai produk terus meningkat, mengambarkan adanya penambahan profit pada perusahaan, ini juga akan berdampak positif bagi penambahan gaji karyawan, tingkat konsumen, investasi dan pendapatan pajak pemerintah.

Komentar

Terbarumore