(Taiwan-ROC) Sekretaris partai berkuasa Partai Kuo Min Tang (KMT), Lee Xi-chuan dan sekretaris partai oposisi, Partai Progresif Demokratif (DPP), Joseph Wu tanggal 19 Maret kemarin mengadakan pertemuan untuk membahas konstitusional. DPP mengajukan untuk reformasi konstitusi mengadakan Konferensi Nasional, sementara KMT beranggapan konstitusi dapat melalui komite konstitusi Yuan Legislatif, Konferensi Nasional seharusnya diadakan oleh istana presiden.
Protes partai DPP terhadap Ma Ying-jeou yang mengadakan konferensi nasional, juru bicara kantor kepresidenan, Chen Yi-hsin hari ini tanggal 20 Maret pagi merespon, konferensi nasional diselenggarakan oleh presiden adalah tradisi, selain itu, bagaimana mungkin konferensi nasional mengabaikan kepala negara?
Chen Yi-hsin menyampaikan, mantan presiden Lee Deng-hui dan Chen Shui-bian sempat mengadakan konferensi nasional lebih dari 2 kali, yang terakhir diselenggarakan pada tahun 2006 yaitu “Konferensi Kesinambungan Perkembangan Perekonomian Taiwan”, pada waktu itu persiapan dilakukan Tsai Ying-wen yang pada waktu itu menjabat wakil Yuan Eksekutif mewakili presiden Chen Shui-bian, seharusnya partai DPP paling memahami kalau penyelenggaraan konferensi nasional dilakukan oleh presiden.
Chen Yi-hsin mengatakan, Taiwan telah menyelenggarakan 4 kali konferensi nasional, berdasarkan kebiasaan diselenggarakan oleh presiden, untuk itu bagaimana mungkin mengabaikan kepala negara? Selain itu konferensi nasional adalah murni untuk rakyat, istana kepresidenan menghimbau partai berkuasa dan oposisi mendalami pikiran rakyat.
Walikota kota New Taipei yang juga menjabat sebagai ketua partai KMT, Eric Chu, hari ini ketika diwawancarai juga menyampaikan, kaukus partai berkuasa dan oposisi semua sebagai anggota komite konstitusi, ia beranggapan reformasi konstitusi dapat digerakkan oleh komite konstitusi, berdasarkan kebiasaan yang ada, diselenggarakan oleh pihak istana kepresidenan
Eric Chu mengatakan : sebenarnya kemarin saya sudah mengetahui, kaukus partai berkuasa dan oposisi semua terlibat didalamnya, mereka sebenarnya pada akhir bulan ini akan ada rapat komite konstitusi, reformasi kontitusi yang tidak sangat penting bagi negara digerakkan oleh komite konstitusi dua partai atau berkuasa-oposisi, semua bersama-sama turut dalam organisasi masyarakat, komita konstitusional bisa mencapai tujuna; mengenai konferensi nasional, seperti beberapa kali sebelumnya, diselenggarakan oleh istana presiden.
Eric Chu menyampaikan, dilihat dari sisi positif sebagai komunikasi pertemuan kedua belah partai, merupakan hal yang baik. Apabila ingin mengadakan konferensi nasional, juga bisa membahas antar selat Taiwan, perekonomian, keadilan dan topik lainnya.
Juru bicara istana kepresidenan, Chen Yi-hsin juga menekankan, Presiden Ma Ying-jeou sudah sejak awal yaitu dalam pidato menyambut tahun baru 1 Januari lalu menyampaikan, Taiwan tidak seharusnya terpecah, ia bersedia untuk melakukan dialog dalam bentuk apapun agar partai oposisi dan berkuasa dapat berdialog, dan tidak ada batasan bagi topic yang dibicarakan, optimis dengan berbagai macam bentuk konferensi nasional, untuk itu presiden menegaskan KMT dan DPP dapat berdialot dalam konferensi nasional dan konstitusi, juga bersedia sebagai presiden untuk maju meninjaklanjuti pekerjaan terkait dan meminta yuan eksekutif untuk melakukan persiapan bagi pertemuan ini.
Presiden juga bersedia untuk maju dengan melibatkan peserta sangat dan sepenuhnya bekerja sama dengan persiapan Eksekutif Yuan dan tindak lanjut terkait pekerjaan