History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pramugari China Airlines Kena Campak Jerman, 1500 Penumpang Terancam

  • 19 March, 2015
  • Editor
Pramugari China Airlines Kena Campak Jerman, 1500 Penumpang Terancam
Pramugari China Airlines Kena Campak Jerman, 1500 Penumpang Terancam

 (Taiwan, ROC) – Seorang Pramugari Perusahaan Penerbangan China Airlines yang terjangkit Campak Jerman sempat berkontak dengan 1.558 orang. Ini merupakan jumlah terbanyak dalam catatan yang ada. Dewan Penanggulangan Penyakit (CDA), Kementerian Kesehatan pada hari Kamis tanggal 19 Maret mengeluarkan pesan darurat, kepada seluruh penumpang pesawat terkait segera menghubungi 1992 atau instansi kesehatan daerah masing-masing.

Wakil Kepala CDA Chuang Jen-hsiang menuturkan, ini adalah kasus kedua untuk tahun ini, yang bersangkutan tanggal 14 Maret mengeluhkan panas yang tinggi, batuk, pilek dan permukaan kulit merah-merah kemudian keesokan harinya berkunjung ke rumah sakit, sampai dengan tanggal 18 didiagonis bahwa yang bersangkutan mengidap Campak Jerman, saat ini sudah diisolasi. Untuk kasus ini, pasien pernah terbang ke Vietnam, Indonesia dan Hongkong dll, untuk sementara diperkirakan penyakit ini bersumber dari Taiwan.

CDA menyampaikan, yang bersangkutan melakukan tugas tanggal 8 Maret dari Taoyuan menuju Fukuoka (CI 116 dan CI 117), tanggal 10 hingga 11 Taoyuan-Fukuoka (CI 110 dan CI111) sedangkan tanggal 13 hingga 14, Taoyuan-Singapura (CI753 dan CI 754) total 6 penerbangan. Guna mencegah tidak menjadi epidemik, instansi kesehatan telah disiapkan untuk melakukan pelacakan lebih lanjut, dan memonitor 686 yang pernah kontak dengan yang bersangkutan, termasuk anggota keluarga, awak kapal, penumpang dan petugas kesehatan, dimana monitoring ini akan dilakukan hingga 11 April mendatang.

Selain itu, untuk daftar nama 872 penumpang asing lainnya akan disampaikan ke 11 negara melalui instansi IHR Focal Point.

Hari Kamis pagi tanggal 19 Maret, perusahaan China Airlines telah menyampaikan bahwa setelah diketahui bahwa pramugari tersebut didiagnosis Campak Jerman di tangal 15 Maret segera melakukan pencegahan epidemik, termasuk menghentikan jam terbang yang bersangkutan serta bekerjasama dengan CDA dengan memberikan daftar penerbangan.

Selain itu disampaikan pula, hingga saat ini belum ada laporan berita kasus baru dan masih akan dimonitor lebih lanjut serta menghimbau kepada seluruh awak untuk memperhatikan kebersihan.

Komentar

Terbarumore