(Taiwan, ROC) - Kelompok Anti Perjanjian Perdagangan dan Jasa yang menduduki gedung Yuan Legislatif secara resmi mundur dari gedung Yuan Legislatif pada hari Kamis tanggal 10 April jam 6 sore. Juru bicara kelompok tersebut, Shih Yuan-ding pada hari Kamis pagi mengumumkan bahwa mulai jam 11 pagi, pihaknya akan memindahkan sampah dari ruang rapat yang diduduki oleh mereka, dan pada jam 4 sore melakukan pembersihan barang milik gedung. Hingga berita ini diturunkan, berkenaan dengan kesangsian akan pembubaran anggota kelompok demonstrasi dari gedung Yuan Legislatif, Shih Yuan-ding menjelaskan bahwa saat ini hanya terdapat sekitar 50 orang anggota kelompok yang berada dalam ruang rapat, pihak mereka juga telah melakukan diskusi terlebih dahulu sebelumnya. Shih yakin dan percaya bahwa gedung Yuan Legislatif dapat dikembalikan lagi dengan wujud yang semula.
Sekalipun ketua aksi demonstrasi tersebut, Lin Fei-fan telah menegaskan akan membubarkan secara pasti para anggota aksi demo kali ini, masih ada sebagian demonstrator yang menyatakan tidak akan meninggalkan ruangan, dan tetap akan menjaga pintu masuk utama gedung.
Menteri Dalam Negeri, Chen Wei-jen mengatakan, “Saya percaya semua ketua pimpinan aksi demontrasi itu tentu memiliki sikap yang bijaksana dalam menyelesaikan masalah, tentu saja instansi kepolisian juga akan memiliki beberapa alternatif penyelesaian solusi.”
Berkenaan dengan sikap yang akan diambil oleh pihak kepolisian, Ketua Mabes Polri, Wang Cho-chiun mengatakan bahwa keamanan bagian dalam gedung adalah tanggung jawab Mabes Polri, sementara bagian luar gedung adalah tanggung jawab instansi kepolisian Pemerintah Kota Taipei. Wang menegaskan bahwa pihaknya akan mengutus jumlah polisi yang sepadan, dan akan menggunakan cara pemberian nasihat dalam melakukan pembubaran aksi demonstrasi tersebut.