History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Ma Ying-jeou: Sistem Asuransi Kesehatan Nasional Taiwan adalah yang terbaik di dunia

  • 16 March, 2015
  • Editor
Presiden Ma Ying-jeou: Sistem Asuransi Kesehatan Nasional Taiwan adalah yang terbaik di dunia
Presiden Ma Ying-jeou menghadiri Seminar Internasional atas Peringatan 20 Tahun Sistem Asuransi Kesehatan Nasional

Sistem Asuransi Kesehatan Nasional sudah dilaksanakan di Taiwan sepanjang 20 tahun, tidak hanya menawarkan jaminan yang adil bagi rakyat, membantu mengurangi masalah sosial, juga telah meraih pengakuan sebagai sistem dengan lima bidang terbaik secara global, maka boleh dikata merupakan sistem asuransi kesehatan nasional paling baik di dunia.

Demikian diungkapkan Presiden Ma Ying-jeou ketika menyampaikan kata sambutan dalam Seminar Internasional atas Peringatan 20 Tahun Sistem Asuransi Kesehatan Nasional yang digelar di Taipei, hari Senin (16/3).

Presiden Ma mengemukakan, sejak mulai dipromosikan pada 1995, Sistem Asuransi Kesehatan Nasional yang telah dilaksanakan di Taiwan sepanjang 20 tahun sudah menjangkau 99% dari populasi Taiwan, sementara jumlah klinik dan rumah sakit yang tergabung dalam sistem juga telah mencapai 93%.

Ma mengatakan, “Keunggulan Sistem Asuransi Kesehatan Nasional di Taiwan mencakup beaya asuransi rendah, efisiensi tinggi dan kualitas pelayanan pengobatan yang bagus. Maka kita boleh bilang bahwa sistem tersebut telah mencatat standar global dalam lima bidang, yaitu liputan terbanyak, paling memudahkan, paling bebas, paling ekonomis dan meraih angka kepuasan paling tinggi. Kami sangat gembira melihat bahwa sistem ini bisa memperoleh perhatian dan pengakuan internasional.”

Meski demikian, kepala negara mengakui, pelaksanaan Sistem Asuransi Kesehatan Nasional pernah menghadapi berbagai kesulitan, termasuk krisis finansial, sehingga pemerintah akhirnya mempromosikan sistem asuransi versi kedua yang sudah direformasi untuk mengusahakan tujuan “setiap orang bisa terasuransi dan menerima pengobatan yang adil.”

Presiden Ma juga menyenggol masalah pengaliran pakar medis ke luar negeri akibat beban kerja yang berat, jam kerja yang panjang dan upah yang tidak sesuai. Meskipun pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar NTD10,8 milyar untuk memperbaiki kondisi ini, tantangan yang dihadapi masih sangat besar, maka Ma berharap peserta seminar bisa sama-sama merundingkannya untuk menemukan solusi yang bisa mengatasi masalah tersebut.

Komentar

Terbarumore