(Taiwan-ROC) – Kementrian Perhubungan pada hari Kamis tanggal 12 Maret saat rapat Yuan Eksekutif memberikan laporan “Perkembangan program pembangunan sistim kereta MRT jurusan Bandara Taoyuan Internasional”. Dalam laporan tersebut dikemukakan bahwa panjang rute perjalanan untuk MRT jurusan bandara adalah 51,03 km, akan melalui kota Taipei, New Taipei City, dan Kota Taoyuan. Sepanjang jalur tersebut akan berhenti di 22 stasiun. Proyek pembangunan ini telah menghabiskan dana sebesar NT$ 113,8 Milyar, dan diperkirakan akan mulai beroperasi pada akhir tahun 2015.
Perdana Menteri Mao Zhih-gua usai mendengarkan hasil laporan tersebut mengatakan bahwa pembangunan MRT jurusan bandara merupakan program pembangunan yang sangat penting bagi Taiwan. Pengoperasian MRT ini juga sekaligus akan menggabungkan MRT kota Taipei dan New Taipei City, kereta api super cepat atau THSR, dan jalur kereta api biasa. Pada saatnya pengoperasian MRT jurusan bandara dimulai maka jarak tempuh antara Taipei dan bandara hanya akan menghabiskan waktu sekitar 35 menit. Mao menyebutkan bahwa ini adalah hasil kerjasama antara Kementrian Perhubungan dengan pemerintah daerah. Pembangunan ini juga akan memberikan pengaruh perkembangan ekonomi di sekitar kawasan tersebut.
Juru Bicara Yuan Eksekutif Sun Lih-chyun mengatakan, “Sistim perhubungan ini selain berhasil menggabungkan lingkaran rute transportasi Kota Taipei, New Taipei City dan Taoyuan, sepanjang jalur tersebut juga akan meliputi stasiun A4, Xinzhuang Fuduxin, stasiun A7 Heyi Zhuzai, stasiun A11 dan A16 Taoyuan Aerotropolis, termasuk stasiun A17 dan A19 kawasan khusus THSR. Ini semua adalah program pembanguan yang sangat penting. Semua instansi terkait diharapkan dapat segera mempercepat langkah penyelesaiannya. Khususnya yang berhubungan dengan program pembangunan kota. Dihimbau agar pemerintah pusat dan daerah dapat bersama-sama bekerjasama dan melakukan koordinasi, guna memaksimalkan hasil yang dapat dicapai dari pembangunan MRT jurusan bandara secara keseluruhan.”
Kementrian Perhubungan juga menyebutkan bahwa pengoperasian MRT jurusan bandara, untuk rute langsung hanya akan memakan waktu sekitar 35 menit, sementara untuk tidak lanbgsung akan memakan waktu sekitar 70 menit. Para penumpang juga akan dapat menggunakan sistim check-in bagasi langsung dari stasiun Taipei dan stasiun kawasan industri New Taipei City.
Kementrian Perhubungan menambahkan semua jalur yang disebutkan juga telah selesai pemasangannya, berikut pengecekan saat istirahat maupun beroperasi. Pihaknya juga telah melakukan berbagai persiapan terkait berbagai hal yang berkemungkinan terjadi, termasuk SOP pelatihan dan keamanan proses pengoperasian MRT jurusan bandara.