History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Wapres Wu: Bebas Visa Bersumbangsih dalam Memajukan Industri Franchise ke Pasar Internasional

  • 12 March, 2015
  • Editor
Wapres Wu: Bebas Visa Bersumbangsih dalam Memajukan Industri Franchise ke Pasar Internasional
Wapres Wu: Bebas Visa Bersumbangsih dalam Memajukan Industri Franchise ke Pasar Internasional

(Taiwan-ROC) – “Taipei Venture Franchise Exhibition 2015”, digelar sejak hari Kamis tanggal 12 Maret. Pameran industri franchise yang ke 16, diikuti oleh ratusan perusahaan, dalam 500 stand produk yang menampilkan keragaman produk lebih dari 200 jenis. Pameran tahunan kali ini, lebih dari setengahnya adalah produk makanan dan minuman, dimana jenis produk sarapan pagi gaya Barat dan minuman kocok yang menjadi pusat perhatian para pengunjung, termasuk di antaranya My Warm Day Cafe and Brunch, Laya Burger, Coco, Cha Time, dan tak ketinggalan juga perusahaan Ruilin Meierlmei.

Ketua Asosiasi Perusahaan Franchise atau ACFP, Lee Re-dong mengatakan bahwa perkembangan industri perusahaan franchise di Taiwan telah menembus angka sebesar NT$ 1 trilyun. Untuk ke depannya juga tengah diusahakan pembukaan pasar di luar negeri.

Dalam kata sambutannya, Wakil Presiden Wu Den-yih mengatakan bahwa Taiwan harus berusaha meningkatkan daya tariknya di dalam dunia internasional. Pemerintah telah berupaya mengusahakan program bebas visa dan promosi wisata, sehingga mendapatkan ijin bebas visa dari 140 negara. Hal ini tentu merupakan sebuah sumbangsih besar bagi perkembangan industri perusahaan franchise yang ada.

Wakil Presiden Wu mengatakan, “Pada tahun 2000, bagi penduduk yang memegang paspor Republik Tiongkok, bisa mendapatkan ijin bebas visa dari 54 negara, sementara saat Presiden Ma duduk di tampuk kepemimpinan di tahun 2008 juga masih berjumlah 54 negara. Kini telah bertambah menjadi 140 negara yang memberikan bebas visa kepada Republik Tiongkok. Hal ini akan mempermudah para penbgusaha untuk mewujudkan harapan memperluas jaringan bisnis di dunia internasional. Ini juga merupakan sumbangsih yang sangat besar.”

Wakil Sekretaris Jendral Asosiasi Perdagangan, Yue Ming-chui menyebutkan guna membantu para pengusaha memperluas jaringan bisnisnya di luar negeri, pada tahun kemarin telah dimulai program pelayanan marketing luar negeri, membantu para pengusaha untuk mendapatkan rekan bisnis di luar negeri. Pada tahun ini juga kembali akan meluncurkan program promosi perluasan perusahaan franchise. Pada pameran tahun ini juga turut serta perusahaan asal Jerman, Indonesia, Macao, Daratan Tiongkok dan Rusia.

Komentar

Terbarumore