History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Tantangan FTA Daratan Tiongkok-Korea Selatan, Menko Berjanji Akan Memperkuat Komunikasi

  • 09 March, 2015
  • Editor
Tantangan FTA Daratan Tiongkok-Korea Selatan, Menko Berjanji Akan Memperkuat Komunikasi
Pidato John Deng di kantor kepresidenan

(Taiwan, ROC) –Pertemuan bulanan kantor kepresidenan berlangsung pada hari ini(9) mengundang menteri perekonomian, John Deng Chen-chung(鄧振中) memberikan laporan mengenai antisipasi dalam menghadapi tantangan dari FTA Daratan Tiongkok-Korea Selatan. John Deng mengatakan, Taiwan masih dalam lingkup mengupayakan bergabung dengan kemitraan internasional, pemerintah akan memperlaju promosi dan melakukan penandatanganan kerjasama dengan negara lainnya, akan melakukan peningkatan industri dalam negeri dan transformasi, membantu perusahaan dan mempererat komunikasi dengan masyarakat.

  

Pertemuan bulanan kantor kepresidenan pada hari ini mengundang menko, John Deng yang menyampaikan “antisipasi dalam menghadapi tantangan FTA Daratan Tiongkok-Korea Selatan” John Deng mengemukakan, dalam ekonomi global integrasi regional utama saat ini, hanya Daratan Tiongkok dan Korea Utara belum berpartisipasi, Korea Selatan adalah satu-satunya negara yang bekerjasama dengan Amerika, Uni Eropa, Asean dan menandatangani kerjasama FTA dengan Daratan Tiongkok.

Di samping itu, Korea Selatan telah melakukan kerjasama dengan negara anggota FTA dengan nilai perdagangan mencapai lebih dari 60%, walaupun Taiwan telah bekerjasama dalam penandatangan perdagangan barang, hanya mencapai 27%, masih ada lingkup perkembangan yang jauh. John Deng mengatakan: “Walaupun Taiwan telah menandatangani kerjasama perdagangan barang, hanya ada 27%, jika dibandingkan dengan pengusaha Korea Selatan, tentu saja berada di posisi tidak menguntungkan, hal ini menunjukkan Taiwan memiliki ruang berkembang semakin besar, semestinya lebih aktif emlangkah, dapat bergabung dengan kemitraan TPP, RCEP dan bekerja semaksimal mungkin untuk mendapatkan hasil.”

  

John Deng mengemukakan, menghadapi pukulan FTA Daratan Tiongkok-Korea Selatan, pemerinatah akan lebih aktif mempromosi dan melakukan penandatanganan kerjasama ekonomi dengan negara luar, melakukan peningkatan industri domestic dan transformasi, saat bersamaan akan memperdalam komunikasi, memadukan kesepakatan mempromosikan liberalisasi.

  

Juru bicara kantor kepresidenan, Chen I-hsin(陳以信) menyampaikan, ada konsultan negara yang menyarankan agar memperhatikan dan mendiskusikan dengan yuan legislative, John Deng selain memberikan penjelasan kondisi komunikasi yang dilakukan, juga menyetujui akan memperdalam diskusi; Di samping itu, ada yang mempertanyakan mengapa Daratan Tiongkok membuka pelayanan hukum kepada Korea Selatan, sementara dalam perjanjian kerjasama perdagangan jasa tidak ada?John Deng menjelaskan bahwa keterbukaan secara mutual, oleh karena dari pengusaha domestik cenderung tidak menyetujui, maka kerjasama dalam hal ini tidak dibahas dengan Daratan Tiongkok.

Komentar

Terbarumore