Taipei adalah kota super kaya ke 15 di dunia, demikian berdasarkan laporan yang dirilis oleh Knight Frank, sebuah perusahaan penasehat pasar properti yang berbasis di Inggris.
Dalam laporan untuk 2015, Knight Frank menghimpun data ultra-high net worth individuals (UHNWI) yang memfokus pada jumlah orang-orang super kaya dengan aset net di kota melampaui USD30 juta.
Ranking yang disampaikan juga melaporkan jaringan bisnis, kegiatan ekonomi dan kehidupan orang-orang super kaya tersebut. Perusahaan penasehat tersebut menerangkan, kota-kota yang masuk dalam rankingnya adalah tempat-tempat dimana orang-orang kaya berkumpul, bekerja, berinvestasi, menerima pendidikan dan menghabiskan waktu luang mereka.
Menurut standar tersebut, Taipei, ibukota Taiwan, menggungguli Frankfurt, Jerman, dan terdaftar sebagai kota super kaya ke 15 di dunia.
Knight Frank menerangkan, kekayaan individu dan jumlah orang kaya di Asia akan terus mencatat pertumbuhan “dramatis,” dimana dalam 10 tahun kedepan, kota-kota di wilayah ini akan mencatat peningkatan 91% untuk populasi UHNWI rata-ratanya.
Mencerminkan kekuatan akumulasi kekayaan di Asia, sejumlah kota Asia lain juga menduduki urutan tertinggi dalam daftar kota super kaya 2015 yang dirilis Knight Frank. Hong Kong, Singapura dan Shanghai masing-masing menduduki urutan ke 3, 4 dan 5, hanya menyusul di belakang London di urutan teratas dan New York di urutan kedua, sementara di urutan ke 6 hingga 10 adalah Miami, Paris, Dubai, Beijing dan Zurich.
Di urutan ke 11 adalah Tokyo, disusul oleh Toronto, Jenewa, Sydney, Taipei, Frankfurt, Moscow, Madrid, San Francisco dan Wina, sedangkan di urutan ke 21 adalah Milan, kemudian Los Angeles, Jakarta, Munich, Amsterdam, Mumbai, Dublin, Johannseburg, Istanbul dan Kuala Lumpur.