(Taiwan, ROC) Hari ini(3) secara resmi dibuka pameran alat mesin internasional Taipei, diprakirakan jumlah pembeli (buyer) dari domestik maupun luar negeri ada lebih dari 53.000, ini merupakan pameran terbesar ke-2 di Asia. Presiden Ma Ying-jeou hadir saat peresmian pembukaan pameran. Beliau menyampaikan, dalam beberapa tahun terakhir industri mesin mengalami peningkatan berskala besar baik pada segi sumber daya manusia, kemampuan produksi dan kekuatan ekspor, pada tahun ini menjadi industri bernilai trilyunan, pemerintah dan pengusaha swasta akan saling bekerjasama erat, memperkuat pelatihan tenaga trampil dan memperkuat dana.
Pameran Taipei international alat mesin secara resmi dibuka pada tanggal 3 Maret 2015, pada tahun ini ditotal ada 1.015 pabrik ikut dalam pameran ini, menggunakan sebanyak 5.411 stand, selain berlangsung pusat perdagangan dunia(WTCT) di gedung 1 dan 3, juga mengambil lokasi di pusat konvensi internasional Taipei Nangang Exhibition, kemudian pameran ini pertama kali juga menyelenggarakan tampilan khusus di gedung Chengyuan, Yuanshan menjadi lokasi pameran mesin pembuat logam, pengusaha asing yang ikut andil dalam pameran ini mencapai 25%, yakni Jerman dan Swiss.
Dalam sambutannya presiden Ma menyampaikan, dalam beberepa tahun terakhir kinerja industri permesinan, telah berjalan selama 8 tahun sebelum ikut dalam pemilihan presiden mengalami 3 perubahan besar, mencakup kerjasama perusahaan dengan akademisi menyerap tenaga kerja, produksi lokal mesin, dan melalui kerjasama ECFA untuk mengurangi biaya pajak, sehingga dalam pengembangan tenaga trampil pada indsutri mesin, kemampuan produksi dan kekuatan eskpor meningkat pesat, akan mengarah menjadi industri trilyunan. Presiden Ma mengatakan 150303-11: kemenko mempromosikan 3 industri 4 modernisasi, menciptakan layanan manufaktur, layanan dalam teknologi dan internasional dan karakteristik industri tradisional, telah meletakkan dasar yang cukup baik. Baru-baru ini dipromosikan industri 4.0, diharapkan mampu meningkatkan produksi inteligensi, saya pikir industri alat mesin memegang pengaruh utama.”
Wakil menko, Shen Jong-chin(沈榮津) mengatakan, pada tahun 2014 nilai industri mesin Taiwan hampir mencapai 1 trilyun dolar Taiwan, berdasarkan kinerja industri mesin Taiwan di bulan Januari tahun ini dengan pertumbuhan sebesar 16%, secara menyeluruh telah terbukti nilai industri akan mencatat lebih dari 1 trilyun, tidak hanya mendukung perkembangan ekonomi negara, juga akan memberikan banyak kesempatan kerja.
Ketua Taitra, Liang Kuo-hsin(梁國新) mengatakan, pada tahun dalam pameran alat mesin terdapat 9 negara mempersiapkan 14 asosiasi yang akan membawa pembeli ke Taiwan, tahun ini mencatat jumlah buyer terbanyak selama ini, terdapat lebih dari 53.000 pembeli dengan peluang bisnis berkemungkinan dapat mencapai 2,1 milyar dolar Amerika Serikat, hal ini juga memberikan pengaruh positif pada permintaan pada hotel penginapan dan pariwisata.