History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

FTA Korsel-Australia, Menko Chang Ketar Ketir

  • 09 April, 2014
  • Editor
FTA Korsel-Australia, Menko Chang Ketar Ketir
Menko Ketar Ketir

(Taiwan, ROC) - Rabu ini (9) Menteri Ekonomi Chang Chia-juch (張家祝) saat berada di Yuan Legislatif menyampaikan, Korea Selatan telah menandatangani perjanjian perdagangan luar negeri dengan 49 negara termasuk negara di kawasan Uni Eropa dan ASEAN, penandatanganan FTA Korsel-Australia tidaklah mengherankan, tapi telah membuat orang ketar-ketir.

Menko Chang menuturkan, industri manufaktur, layanan jasa Korsel tumpang tindih dengan Taiwan, jika FTA Daratan Tiongkok-Korsel tuntas maka Korsel akan menikmati fasilitas tariff pajak, Taiwan pasti akan ketinggalan, ini bukannya mau menakut-nakuti rakyat.

Ia menyampaikan : sekarang ini, 40% ekspor kita adalah ke Daratan Tiongkok, Tingkat Ketergantungan Perdagangan Luar Negeri adalah 22%, jadi ada tumpang tindih komoditi kita dengan Korsel. (Legislator Lin Te-fu : Apakah ada solusinya?) Kita bisa menjual ke tempat lain, namun harus kita pikirkan, ASEAN dan negara sekitar kita sudah menandatangani FTA dengan Daratan Tiongkok, komoditi yang kita jual kemana saja apakah adil dengan tariff pajak? Tentu tidak.

Ia menegaskan, Taiwan gara-gara soal Perjanjian Perdagangan Jasa (PPJ), sekarang banyak negara yang bersikap menunggu dan melihat, banyak negosiasi multilateral terpaksa tertunda sehingga jadwal negosiasi perdagangan Taiwan ketinggalan jauh.

Legislator menanyakan, bila PPJ tidak lolos apakah Kemenko sudah siap untuk bernegosiasi dengan dunia luar ? Menko menjawab, kemungkinan sukses sangat kecil, karena politik dan ekonomi adalah hal yang tidak bisa dipisahkan namun demikian Kemenko akan berusaha semakimal mungkin memperluas ruang internasional.

Komentar

Terbarumore