History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Indeks Kepercayaan Konsumen Taiwan untuk Februari 2015 mencatat rekor tertinggi dalam sejarah

  • 02 March, 2015
  • Editor
Indeks Kepercayaan Konsumen Taiwan untuk Februari 2015 mencatat rekor tertinggi dalam sejarah
Ilustrasi: Indeks Kepercayaan Konsumen Taiwan untuk Februari 2015 mencatat rekor tertinggi dalam sejarah

Indeks Kepercayaan Konsumen (Consumer Confidence Index, CCI) Taiwan untuk Februari 2015 mencatat 89,44 point, lebih tinggi 1,21 point dibandingkan sebulan sebelumnya dan kembali mencatat rekor tertinggi dalam sejarah, demikian berdasarkan laporan terbaru yang dirilis Pusat Riset Perkembangan Ekonomi Taiwan (RCTED) pada hari Senin (2/3).

Menurut laporan, lima dari enam sub-indeks, antara lain lowongan kerja, kemakmuran ekonomi domestik, standar harga barang, kesempatan investasi di bursa saham dan kondisi ekonomi rumah tangga, semuanya mencatat angka lebih tinggi dari Januari 2015, hanya sub-indeks kesempatan pembelian barang tahan lama mengalami penurunan sebanyak 0,5 point.

Laporan RCTED juga menemukan, peningkatan paling tinggi dicatat oleh sub-indeks “kesempatan investasi di bursa saham untuk paruh tahun kedepan,” dimana angkanya mencapai 97,30 point, naik 5,0 point dari sebulan sebelumnya dan mencatat rekor tertinggi sejak Februari 2011.

Sementara itu, sub-indeks “lowongan kerja untuk paruh tahun kedepan” mencatat 114,00 point, menduduki urutan tertinggi ketiga, mencatat peningkatan bulanan 0,55 point, juga mencatat rekor tertinggi dalam sejarah; Sedangkan sub-indeks “standar harga barang untuk paruh tahun kedepan” mencatat peningkatan dengan skala paling kecil sebanyak 0,15 point menjadi 50,65 point, merupakan angka paling tinggi sejak Juni 2012.

Wu Da-ren, ketua organisasi riset dibawah Universitas Sentral Nasional itu menganalisis, naiknya kepercayaan investor terhadap bursa saham berarti meningkatnya keoptimisan terhadap kemakmuran ekonomi, sementara meningginya lowongan kerja berarti minat majikan untuk merekrut lebih banyak pegawai telah menjadi semakin tinggi.

Liburan Hari Raya Imlek dan kenaikan harga bahan bakar minyak pada bulan Februari adalah dua faktor yang mengakibatkan tidak terlalu besarnya kenaikan sub-indeks “standar harga barang,” jelas Wu, tapi andaikata harga BBM turun kembali di bulan-bulan mendatang, sub-indeks ini mungkin mendobrak 90 point pada bulan Maret.

Komentar

Terbarumore