(Taiwan-ROC) Sehubungan dengan jumlah karyawan yang dipekerjakan tidak memadai dan proses pengantian peralatan terlalu lama, karyawan dari perusahaan kereta api Taiwan hari ini (14/2) melakukan protes menjalankan kereta api dengan kecepatan rendah 60 km perjam disepanjang jalur kereta Shulin, New Taipei melewati penyebrangan sambil membunyikan peluit kereta melewati penyebrangan jalan kereta di jalan Junying.
Serikat Masinis Kereta Api Nasional Taiwan menyampaikan, beberapa tahun terakhir ini, pengantian kereta baru tidak seiring dengan peningkatan peralatan keamanan kereta, waktu kerja siang dan malam masinis kereta terbalik; selain itu, beban kerja dan waktu kerja yang panjang untuk jangka waktu panjang, terlalu lamanya proses pengantian perlengkapan penyeberangan jalan kereta, jalur jalan, petunjuk dan perlengkapan lainnya yang belum diperbaiki sehingga mempengaruhi keamanan jalan kereta api.
Pada lokasi protes, seorang masinis bermarga Wu sejak dini hari ini (14/2) telah berada di penyebrangan jalan kereta di jalan JunYing, berdiri di sisi jalan dengan sebuah papan peringatan, mengingatkan pejalan kaki betapa besar masalah keamanan jalan yang tidak boleh diremehkan, Wu mengatakan, tetapi ketika terjadi kecelakaan di penyebrangan jalan, perusahaan kereta api pusat mengalihkan tanggung jawabnya pada karyawan bawah, masinis yang harus menanggung beban tanggung jawab ini.
Jalur timur kereta api Puyuma 202 yang pagi hari ini berangkat pukul 5.48 pagi dari stasiun Shulin, ketika melewati penyebrangan jalan JunYing pada pukul 5.50 kereta ini membunyikan peluit kereta, sambil mengurangi kecepatan kereta, diikuti dengan beberapa kereta api lainnya yang juga melakukan hal seperti ini sebagai tanda turut dalam kegiatan protes ini.