(Taiwan-ROC) Presiden Ma Ying-jeou pada hari Kamis tanggal 12 Februari menyematkan medali “Chin Yun” kepada mantan Perdana Menteri Jiang Yu-hwa atas sumbangsih dan kerja keras yang dipikulnya selama masa jabatannya sebagai Perdana Menteri. Dalam sambutannya, Jiang Yu-hwa merasa gembira dan bahagia, dan berharap di kedepannya, Taiwan benar-benar dapat menjadi tempat yang berharga di dunia.
Presiden Ma Ying-jeou selain memberikan medali “Chin Yun” kepada Jiang Yu-hwa, juga piagam penghargaan yang menyebutkan peran Jing Yu-hwa dalam mempercepat proses perubahan susunan perindustrian, membangun lingkungan sosial masyarakat yang adil, mempererat hubungan tali silahturahmi antar selat, serta memperluas ruang gerak Taiwan dalam kancah internasional.
Selain ucapan terima kasih yang disampaikan oleh Jiang Yu-hwa dalam sambutannya, dirinya juga menyebutkan perasaan yang sesungguhnya dalam hubungan sosial masyarakat saat menginjakkan kakinya dalam dunia politik. Jiang melihat banyak orang yang tidak hanya harus bekerja keras dalam karirnya, tetapi juga tidak lupa mencoba untuk memberikan bantuan kepada yang lain. Jiang menganggap bahwa banyak orang yang telah melakukan hal yang penting yang melebihi dirinya saat mengabdi kepada negara.
Jiang mengatakan, 聲音:150212-12 “Dari dalam lubuk hati, saya menyanjungi mereka, saya berharap dengan kekuatan seperti ini, maka Taiwan untuk ke depannya dapat terus bersatu dan berpendar. Sehingga Taiwan benar-benar dapat menjadi tempat yang berharga bagi kehidupan manusia.”
Jiang Yu-hwa sendiri juga tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Presiden Ma Ying-jeou yang telah memberikan kepercayaan kepadanya selama 6,5 tahun terakhir. Sehingga dirinya yang semula bertugas di dalam Komisi Evaluasi, dapat mengemban tugas menjadi seorang Perdana Menteri. Walau Jiang merasa dirinya memiliki berbagai keterbatasan, dan belum dapat mencapai kehendak Presiden maupun masyarakat. Namun Jiang tetap merasa bahagia dan bersyukur atas kesempatan yang telah diberikan, dan dapat bersama dengan yang lain berjuang membangun negara.