(Taiwan, ROC) – Menteri Ekonomi Republik Tiongkok Deng Chen-chung (鄧振中) tanggal 10 Februari waktu setempat saat berada di Pusat Penelitian Stratetegi dan Internasional (CSIS) Washington menyampaikan kepada seluruh pihak terkait di Amerika Serikat mengenai desakan dan tekad Taiwan bergabung dalam integrasi ekonomi regional. Setelah pertemuan berakhir, menko Deng ditanya apakah ada perkembangan terbaru soal impor daging sapi AS ke Taiwan, ia menjawab, pemerintah tidak akan mengorbankan kesehatan rakyat atau melanggar keputusan Yuan Legislatif kemudian mengijinkan impor jeroan sapi. Namun berdasarkan standar ilmiah, bila tidak termasuk dalam kategori jeroan lalu dilarang maka ini perlu didalami lebih lanjut, untuk memperlancar perdagangan internasional.
Menko menuturkan, berdasarkan pengelompokan dari Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE), sapi asal AS dan Australia termasuk kategori yang resikonya bisa diabaikan, setiap anggota tubuh daging sapi Australia boleh diimpor, termasuk jeroannya. Namun karena ada orang yang sangat prihatin dengan daging sapi AS, termasuk daging cingcang dan jeroannya, sehingga Taiwan melarang, ini menimbulkan pembedaan antara daging sapi AS dengan Australia.
Media melaporkan, sebelum keberangkatan menteri Deng ke AS sempat memberikan penjelasan kepada partai KMT mengenai rencana membuka ijin impor daging cincang sapi AS termasuk tulang sumsum, arteri, tulang kepala sapi, daging kepala, otot kerongkongan dan lemak sapi sebagai alat untuk mendapatkan kesempatan bagi Taiwan bergabung dalam Perjanjian Kemitraan Ekonomi Aspak (TPP), Wakil Menteri Cho Shih-chao (卓士昭) menolak dengan tegas dan menekankan ke-6 anggota tubuh sapi itu adalah yang dipertanyakan oleh pihak AS, setelah pembahasan antara Kementerian Kesehatan, Dewan Pertanian dan pakar disimpulkan daging cincang itu bukan termasuk jeroan, pada prinsipnya memang boleh impor, tidak ada keterkaitan dengan ijin yang baru maupun TPP.
Menko Cho menyampaikan, sebelumnya produk ini impor dengan kategori “lain-lain”, sekarang sudah dipastikan tidak termasuk dalam jeroan, dengan demikian diberikan sebutan khusus.
Ia mengatakan : dari awal memang sudah boleh impor, sekarang kami berikan sebutan khsusus, setelah diumumkan, pengusaha boleh berdasarkan nomor itu mengimpor, sebelumnya ia tidak memiliki sebutan sehingga termasuk jenis “lain-lain”, ini cakupannya terlalu luas, kami rasa perlu disebutkan dengan lebih tepat, maka diberikan sebutan khusus.
Wakil Menteri Dewan Pertanian Wang Cheng-teng (王政騰) menyampaikan, sikap Taiwan adalah tidak mengimpor jeroan sapi AS, mengenai permintan AS terhadap ke-6 jenis produk sekunder ini, telah disimak dan setelah dipastikan tidak mengandung bahan yang membahayakan, juga bukan termasuk jeroan dan juga tidak berpengaruh kepada peternak sapi, apalagi warga Taiwan belum tentu dapat menerima produk-produk itu.