(Taiwan-ROC) – Festival Komik dan Animasi Internasional Taipei mulai digelar sejak hari Selasa tanggal 10 Februari selama kurun waktu 6 hari, dengan mengambil tempat di Nangang Exhibition Hall. Pameran kali ini diikuti lebih dari 60 penerbit, dengan stand lebih dari 420 buah. Festival kali ini diprediksi akan menyerap lebih dari 300 ribu fans pecinta komik. Dalam upacara peresmian pembukaan pameran tahun ini, diawali dengan “Animasi Digital”, yang berhasil merebut perhatian para peserta untuk menggunakan telepon gengamnya membaca komik yang disukainya.
Festival Komik dan Animasi Internasional Taipei 2015 yang baru saja dibuka, segera dipenuhi oleh para pecinta komik, sehingga menyebabkan lokasi pameran menjadi sesak padat.Dalam pameran kali ini, memadukan komik, animasi dan juga animasi digital secara online, serta permainan komik, film, barang produk sampingan lainnya. Untuk tahun ini, perusahaan yang bergerak dalam bidang animasi digital, yakni perusahaan Comico dan LINE Webtoon, untuk pertama kalinya turut meramaikan kegiatan pameran, dan menyediakan wadah bagi para kartunis untuk menyampaikan aspirasi karya mereka.
Editor in Chief divisi kawasan Tiongkok dari perusahaan LINE Webtoon, Lee Shu-ying menyampaikan bahwa animasi digital memiliki perbedaan yang sangat besar dibandingkan dengan komik tradisional biasa. Karena animasi digital lebih efisien dan gratis. Hal ini tentu akan menjadi sebuah fenomena umum di masa yang akan datang. Lee Shu-ying mengatakan:“Menggunakan aplikasi LINE untuk membaca sebuah komik merupakan hal yang sangat efisien, dan cara membacanya juga akan berbeda, semuanya dalam keadaan berwarna, dan setiap hari akan diperbaharui. Hal ini tentu berbeda dengan komik tradisional sebelumnya, sehingga kaum generasi muda tentu akan sangat menyukainya.” Penanggung jawab perusahaan aplikasi Comico, Chris menyebutkan bahwa generasi muda saat ini mulai memiliki kebiasaan dalam membaca komik melalui telepon gengamnya, dan hal ini juga akan berkelanjutan dengan barang souvenir berkaitan yang dapat dikembangkan.