(Taipei, ROC) - Dirjen bujet akuransi dan statistik (DGBAS) kabinet tanggal 7 April menumumkan Indeks Harga Konsumen (CPI) bulan Maret adalah 103,05 poin , kalau dibanding bulan sebelumnya naik 0,19% , penyebab utamanya sehubungan naiknya harga pangan terkait seperti buah dan sayuran , telur dan daging babi , tapi setelah tahun baru imlek , tarif taksi dan tur wisata kembali turun , ditambah lelang pakaian akhir musim dingin , membuat kenaikannya bisa sedikit terkikis.
Kalau dibanding periode sama tahun lalu , CPI Maret tahun ini naik 1,61% , merupakan kenaikan terbesar sejak Maret tahun lalu , diantaranya yang mengalami kenaikan terbesar adalah kategori pangan , naik 5,60% , mengalami kenaikan terbesar sejak bulan Oktober tahun lalu.Penyebab utamanya adalah buah-buahan dan sayuran masing-masing naik 17,32% dan 14,43% , daging , produk akuatik dan telur masing-masing naik 13,08% , 8,84% dan 4,86%.Untuk kategori daging , daging babi naik 14,04% , daging ayam naik 15,69% , selain itu untuk makanan olahan dan biaya makan diluar karena merefleksikan mopdal ,. Semuanya masing-masing juga naik 3,83% dan 2,26%.