(Taipei, ROC) - Aksi mahasiswa yang menduduki ruang sidang Yuan Legeslatif mengakibatkan Yuan Legeslatif tidak bisa bersidang selama 3 minggu lebih , ketua Yuan Legeslatif Wang Jin-pyng tanggal 6 April sekitar pukul 11 pagi mendatangani Gedung Yuan Legeslatif dan diluar gedung mengeluaran pernyataan , dimana ia berkomitmen , sebelum rancangan undang-undang pengawasan perjanjian perdagangan jasa antar selat dijadikan undang-undang , tidak akan mengadakan rapat negosiasi parpol terkait perjanjian perdagangan jasa antar selat , juga mengimbau para pelajar meninggalkan ruang sidang dengan idealismenya. , berusaha keras ditempatnya masing-masing.
Semenjak para pelajar menduduki ruang sidang Yuan legeslatf dib tanggal 18 Maret hingga kemarin sudah memasuki hari ke 20 , kalangan luar mengimbau ketua Yuan Legeslatif Wang Jin-pyng untuk tampil kedepan menyelesaikan masalah.Wang akhirnya pada tanggal 6 April sekitar pukul 11 pagi , dengan didampingi beberapa pengurus partai berkuasa KMT dan partai oposisi DPP menuju gedung Yuan Legeslatif bersiap-siap menemui para pelajar.
Saat berada diluar gedung Wang ter;ebnih dulu mengemukakan pernyataan ,. Dikatakan ia sudah tujuh kali mengadakan negosiasi antar partai , dikarenakan partrai berkuasa dan oposisi tidak mencapai kesepakatan , mengakibatkan tidak bisa mencapai konsensus untuk menanggapi harapan masyarakat , ia meminta maaf sebesar-besarnya , bersamaan itu juga menyatakan para pelajar di ruang sidang mengemukakan berbagai pendapat , meskipun berbaai kalangan mempunyai pandangan berbeda terhadp aksi yang dilancarkan pelajar , tapi sudah memberikan inspirasi bagi renungan demokrasi masyarakat , namun pendudukan ruang sidang oleh para pelajar untuk jangka panjang telah memberikan dampak bai pemeriksaan beberpa undang-undang yang mempengaruhi kehidupan masyarakat dan citra internasional , maka mengimbau para pelajar segera meninggalkan ruang sidang dengan membawa idealismenya dan terus berupaya keras diposisinya masing-masing.
Wang juga memberikan komitmen dengan mengatakan , sebelum rancangan undang-undang pengawasan perjanjian antar selat dijadikan undang-undang , tidak akan mengadakan rapat negosiasi antar partai terkait perjanjian perdagangan jasa antar selat , perkembangan dan stabilitas nasional tergantung pada toleransi partai berkuasa , kebijaksanaan partai oposisi dan dukngan masyarakat.
Salah satu pimpinan pelajar Lin Fei-fan juga segera memberikan responnya dengan mengatakan , mereka mendengar dan melihat kiat baik Wang , mengenai kapan meninggalkan ruang sidang akan didiskusikan lebih lanjut.