History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

CPI Januari Turun 0,94% Penurunan Terbesar Selama 5 Tahun Terakhir

  • 05 February, 2015
  • Editor
CPI Januari Turun 0,94%  Penurunan Terbesar Selama 5 Tahun Terakhir
CPI Januari Turun 0,94% Penurunan Terbesar Selama 5 Tahun Terakhir

(Taiwan-ROC) – Direktoral Jenderal Budjet, Akuntansi dan Statistik atau DGBAS pada hari Kamis tanggal 5 Februari mengumumkan Indeks Harga Konsumen atau CPI bulan Januari yang menunjukkan menurun 0,94% dibandingkan bulan yang sama tahun lalu, merupakan penurunan terbesar selama 62 bulan terakhir. Alasan utamanya adalah besarnya turunnya harga minyak hingga hampir 30%, memecahkan rekor penurunan terbesar selama 73 bulan terakhir, ditambah lagi dengan pengembalian uang listrik serta untuk tahun baru imlek tahun lalu jatuhnya di bulan Januari, sehingga untuk biaya pelayanan seperti biaya pelayanan baby sitter, perjalanan wisata, salon kecantikan dan lainnya lebih tinggi; tetapi untuk harga makanan di bulan Januari juga meningkat 4,45%.

Meskipun CPI pada bulan Januari menunjukkan kenaikan, namun DGBAS beranggapan, total indeks setelah dikurangi dengan sumber energi, untuk harga inti naik 0,64%, harga barang menunjukkan tendensi stabil, tidak mengkhawatirkan adanya deflasi.

Wakil ketua Divisi Statistik Umum, DGBAS, Tsai Yu-tai mengataka , “Alasan mengapa tahun ini lebih rendah adalah karena liburan tahunan, malam tahun baru kita jatuhnya di bulan Februari, tahun lalu di bulan Januari, untuk itu ada beberapa harga barang dan pelayanan turun lebih besar, tetapi di bulan Febuari mungkin unsur seperti ini tidak ada lagi, selain itu melihat inti harga barang naik, maka saat ini kami tidak mengalami apa yang disebut masalah deflasi.”

Mengenai Indeks Harga Grosir (WPI) yang mengalami penurunan sebesar 7,57% dibandingkan bulan yang sama tahun lalu, pada harga bahan bakar minyak, bahan kimia dan logam dasar mengalami penurunan, indeks penjualan domestic tahunan menurun 8,05%, merupakan penurunan terbesar selama 64 bulan terakhir, untuk indeks harga barang impor dan ekspor juga mengalami penurunan jika dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya.

Komentar

Terbarumore