Pemain tenis junior berusia 13 tahun dari Taiwan, Tseng Chun-hsin (曾俊欣), menjuarai turnamen Petits As de Tarbes di Perancis pada hari Minggu (1/2), dan menjadi petenis Asia pertama yang memenangkan turnamen tersebut dalam sejarahnya sepanjang 33 tahun.
Tseng mengalahkan Timofey Skatov dari Rusia dengan angka 6-4, 6-1 dalam pertandingan babak final, dan sebenarnya, untuk semua dari enam pertandingan yang dia ikuti dalam turnamen kali ini, Tseng mengalahkan oponen hanya dalam dua set dan tidak usah bertanding dalam set tiga.
Penampilan Tseng tampak lebih menakjubkan karena dia mengikuti turnamen sebagai wildcard. Dia tidak tercatat dalam ranking Eropa, dan mampu mengikuti Petits As berkat prestasinya dalam Kejuaraan Tenis Internasional Junior Orange Bowl tahun lalu.
Dilahirkan dan dibesarkan di Distrik Yonghe, Kota Taipei Baru, Tseng Chun-hsin menampakkan minat dalam tenis sejak berusia kecil. Pelatihnya adalah ayahnya sendiri Tseng Yu-the (曾育德), seorang penjual keliling di pasar malam lokal dan pelatih tenis part-time.
Sekedar informasi, Petits As adalah turnamen tenis junior tingkat premier untuk pemain berusia antara 12 dan 14 tahun, dan dianggap sebagai turnamen sederajat di Eropa sebagaimana turnamen Junior Orange Bowl di Florida, Amerika Serikat.
Turnamen tahunan tersebut diikuti oleh sekitar 7.000 pemain dalam ronde pra-kualifikasi. Jumlah pemain berkurang menjadi 350 dalam ronde kedua dan kemudian 64 dalam ronde final.
Banyak pemenang turnamen di masa lalu seperti Michael Chang, Rafael Nadal, Martina Hingis dan Kim Clijsters telah dengan sukses memenangkan turnamen grand slam.