History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Sekjen SEF: Peraturan Pengawasan Jangan Perlambat Kesepakatan Perdagangan Antar Selat

  • 29 January, 2015
  • Editor
Sekjen SEF: Peraturan Pengawasan Jangan Perlambat Kesepakatan Perdagangan Antar Selat
Sekjen SEF: Peraturan Pengawasan Jangan Perlambat Kesepakatan Perdagangan Antar Selat

(Taiwan-ROC) – Dewan Kerja Sama Ekonomi Antar Selat pada hari Kamis tanggal 29 Januari menggelar rapat di kota Taipei untuk yang ke 7 kalinya. Untuk pihak Taiwan sendiri dikoordinator oleh Wakil Direktur yang juga merangkap sebagai Sekjen Yayasan Pertukaran Antar Selat atau SEF, Shih Hui-fen. Shih dalam sambutannya menyampaikan bahwa perkembangan hubungan kerjasama antar selat telah mencapai tahap penting, dimana pada saat ini masing-masing pihak selain saling bersaing, juga menggalang kerjasama dalam waktu yang bersamaan, sehingga dibutuhkan sebuah pemikiran yang baru dan inovatif. Hal ini berguna untuk mencapai kemakmuran bersama.

Shih Hui-fen mengatakan, “Bagaimana cara yang baik untuk memanfaatkan kesempatan, mengentaskan permasalahan dan menghadapi tantangan. Tentu haruslah membangun sebuah program kerjasama antar selat yang dapat saling memberikan dukungan terbaik. Hal ini berujuan untuk menghadapi persaingan global. Dan melalui kerjasama antar selat, maka dapat mencapai target pasar dunia.”

Shih Hui-fen menjelaskan, saat ini adalah masa yang menjadi kunci utama. Dirinya benar-benar berharap agar kedua belah pihak dapat segera dengan cepat menyelesaikan masalah yang menghalangi proses terciptanya kesepakatan perdagangan. Dengan demikian barulah dapat tercipta sebuah lingkungan yang baik bagi hubungan dagang kedua belah pihak.

Shih Hui-fen mengatakan, “Khususnya jangan sampai karena pihak kami tengah mengajukan sebuah program yang berkaitan dengan komunikasi dan konseling terkait penandatangan kesepakatan, sehingga dapat memperlambat jalannya proses negosisasi perdagangan antar selat. Jika kesepakatan dagang antar selat dapat segera ditandatangani, maka tentu akan berguna bagi hubungan dagang kedua belah pihak secara keseluruhannya. Hal ini tentu juga tidak akan mengecewakan harapan masyarakat, konsumen dan produsen di kedua belah pihak.”

Sementara itu, rombongan dari pihak Daratan Tiongkok yang dikoordinator oleh Wakil Ketua Yayasan Hubungan Antar Selat atau ARATS, Zheng Li-zhong, dalam sambutannya menyampaikan bahwa dirinya berharap agar hubungan kerjasama ekonomi antar selat dapat segera terjalin dan memiliki sebuah sistim yang kokoh. Hal ini berguna untuk memperluas hubungan kerjasama yang telah terjalin selama ini, sehingga dapat memberikan kemakmuran bagi seluruh masyarakat, khususnya golongan terendah dan usaha kelas kecil serta menengah.

Zheng Li-zhong mengemukakan bahwa dengan fungsi saling melengkapi di antara kedua belah pihak, berguna dalam hal musyawarah untuk mencapai mufakat, hubungan kerjasama yang bersifat mutualisme saling menguntungkan bagi kedua belah pihak tetap dapat terjaga. Dirinya berharap Dewan Kerja Sama Ekonomi Antar Selat yang memiliki beberapa kelompok kerja khusus dapat mempercepat negosiasi antar selat, sehingga dapat tercipta sebuah gebrakan yang baru bagi kedua belah pihak. Dengan demikian maka masyarakat di kedua belah pihak juga dapat menikmati kesejahteraan dan perdamaian yang tercipta dari hubungan kerjasama antar selat.

Komentar

Terbarumore