(Taiwan, ROC) – Direktur Yayasan The Heritage, Terry Miller tanggal 27 Januari yang lalu menyampaikan bahwa Taiwan semakin mengarah kepada pasar yang terbukta seperti yang tercatat dalam sebuah survey “2015 Index of Economic Freedom” dan hal ini memiliki dampak postip bagi Taiwan untuk bisa bergabung dalam TPP.
Dalam laporan tahunan itu disebutkan, tingkat kebebasan ekonomi Taiwan secara keseluruhan dari peringkat ke 17 tahun, sebelumnya sekarang naik ke peringkat ke-14 dan menjadi urutan ke-3 se Asia setelah Hongkong dan Singapura. Sedangkan Korea Selatan di peringkat ke-29 dan Jepang ke-20.
Miller secara khusus menekankan, survey yang dilakukan sejak tahun 1995 ada 37 negara yang menunjukan kemajuan, ini menunjukan bahwa makin banyak negara yang terbuka untuk meningkatkan daya saingnya. Salah satunya adalah Taiwan, ujarnya, dengan nilai 75,1 point, ini adalah nilai terbaik selama 2 dekade.
Ia juga menambahkan, memperbaiki kondisi kebebasan ekonomi yang dilakukan oleh Taiwan sangat agresif, sangat mengagumkan dan memuaskan, juga menilai ini akan menjadi nilai positip bagi Taiwan untuk bergabung dalam TPP.
Tahun ini akan menjadi penentu kesepakatan bersama untuk TPP, lanjutnya, TPP sudah tidak boleh diundur lagi, walaupun saat ini Amerika masih belum mendalami adanya anggota negara baru, namun, asalkan ekonomi Taiwan terus mengarah kepada kebebasan tentu akan memiliki nilai tambah untuk ikut dalam TPP karena bagi negara anggota TPP akan menikmati keuntungan dengan bergabungnya Taiwan.
Dari 10 indikasi yang ada untuk 7 indikasi yaitu kebebasan investasi, pembelanjaan pemerintah, kebebasan buruh, bebas dari korupsi, kebebasan perdagangan internasional dan kebebasan moneter, Taiwan mengalami kemajuan bahkan untuk untuk kebebasan moneter telah melampaui Hongkong.
Untuk hak paten dan kebebasan finansial mendapatkan nilai yang sama hanya saja untuk kebebasan berbisnis turun 1,5 point.
Satu hal yang patut diperhatikan adalah indikasi korupsi dan kekakuan lapangan kerja, telah mempengaruhi kemajuan kebebasan ekonomi Taiwan dan menyinggung soal kasus penyuapan yang terjadi tahun lalu.