History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Ko Wen-je Minta Maaf Atas Pernyataan Akan Menjual Hadiah Arloji Menhub Inggris

  • 27 January, 2015
  • Editor
Ko Wen-je Minta Maaf Atas Pernyataan Akan Menjual Hadiah Arloji Menhub Inggris
Ko Wen-je akan lebih berhati-hati dalam bertutur kata

(Taiwan, ROC) – Walikota kota Taipei Ko Wen-je pada tanggal 26 Januari sempat menuturkan akan menjual hadiah arloji pemberian dari menteri perhubungan Inggris, Baroness Kramer, namun pada hari ini(27) walikota Ko menarik kembali perkataannya dan dia menambahkan akan mengikuti pelatihan etika internasional serta menyampaikan permintaan maaf kepada menteri perhubungan Inggris.

  

Menteri perhubungan Inggris, Baroness Kramer kemarin saat menemui walikota kota Taipei, Ko Wen-je memberikan tanda mata berupa arloji; saat diwawancarai oleh media, Ko wen-je menyampaikan memberikan arloji memiliki persepsi negatif karena pelafalan dalam mandarin disamaartikan dengan menghadiri upacara pengkebumian, walikota mengatakan sambil bercanda bahwa tidak terbiasa menggunakan jam tangan, ada baiknya akan diberikan kepada orang lain atau logam besi yang akan dijual. Kemudian Juru bicara pemda kota Taipei, Sidney Lin (林鶴明) segera meluruskan dan menjelaskan perkataan hanya sekedar canda tawa, hadiah yang diberikan telah disimpan dalam gudang pemda kota Taipei.

  

Dalam konferensi pers hari ini saat walikota Ko Wen-je tiba juga memberikan penjelasan, dia sebenarnya telah salah dalam bertutur kata, dia akan lebih memperhatikan etika diplomatic, tidak boleh lagi akan yang dipikirkan di hatinya juga diucapkan secara langsung, ia menyatakan minta maaf kepada kemenlu dan juga kepada ibu Baroness Kramer.

  

Ko Wen-je mengatakan, ia sebenarnya termasuk orang sulit bergaul, ia berbuat kesalahan dan wajib memperbaiki, tidak bisa menyembunyikan sikap yang tidak pantas, dalam waktu dekat ini akan ikut belajar etika diplomatik

Media mempertanyakan, sebelum pemilu juga banyak kesalahan dalam bertutur kata, sepertinya sulit untuk dikendalikan atau tidak dapat lagi diperbaiki, apakah masih ada cara lainnya? Ko Wen-je mengatakan, setiap hari setiap orang akan menghadapi masalah baru yang harus diselesaikan, yang ada keinginan untuk lebih baik, tidak ada yang terbaik, dilakukan untuk semakin membaik.

Komentar

Terbarumore