Institut Riset Ekonomi Taiwan (TIER) meninggikan prakiraan laju ekonomi Taiwan untuk 2015 disebabkan turunnya harga minyak, membaiknya ekonomi global dan prospek konsumsi domestik yang lebih bagus.
Organisasi riset swasta berbasis di Taipei itu sekarang memperkirakan produk domestik bruto (GDP) Taiwan akan bertumbuh 3,67% pada tahun ini, lebih tinggi 0,19% dari angka yang diprakirakan dalam laporan sebelumnya yang dirilis November 2014.
Direktur Pusat Prakiraan Makroekonomi TIER Gordon Sun Ming-de (孫明德) hari Senin (26/1) menerangkan, revisi tersebut pada hakekatnya dilakukan atas pertimbangan turunnya harga minyak mentah internasional belakangan ini, yang katanya akan membantu mendorong pertumbuhan konsumsi domestik sebanyak 2,71% di tahun ini, lebih tinggi 0,24% dari prakiraan sebelumnya pada November.
Ditengah-tengah kecenderungan membaiknya ekonomi global disebabkan pemulihan ekonomi kuat di Amerika Serikat, Sun mengingatkan, masih ada sejumlah faktor tak tetap yang akan mempengaruhi prospek perdagangan dan ekspor Taiwan pada 2015 disebabkan kebutuhan lemah di Eropa dan Daratan Tiongkok.
Prakiraan baru GDP 2015 Taiwan dari TIER ini lebih tinggi sedikit dibandingkan angka yang dirilis oleh suatu tank pikir terkemuka lain yaitu Institut Riset Ekonomi Chung-Hua (CIER), yang memperkirakan pada Desember 2014 bahwa GDP Taiwan akan bertumbuh 3,5% pada 2015, meningkat dari 3,43% yang diharapkan untuk 2014.
Angka dari TIER tersebut juga lebih tinggi dari prakiraan lembaga riset top di Taiwan yaitu Academia Sinica. Bulan lalu, Academia Sinica memperkirakan laju GDP Taiwan untuk 2015 akan mencatat 3,38%, lebih rendah dari 3,42% yang diharapkan untuk 2014, disebabkan melambatnya pertumbuhan ekonomi di Daratan Tiongkok, yang sebaliknya menurunkan kebutuhan ekspor dan merendahkan potensi investasi di Taiwan.