History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Jumlah Epidemik Flu Burung Bertambah 12 Peternakan

  • 22 January, 2015
  • Editor
Jumlah Epidemik Flu Burung Bertambah 12 Peternakan
Jumlah Epidemik Flu Burung Bertambah 12 Peternakan

(Taiwan-ROC) – Biro Inspeksi dan Karantina Hewan dan Tumbuh-tumbuhan (BAPHIQ) di bawah Dewan Pertanian (COA), pada hari Kamis tanggal 22 Januari mengumumkan data epidemik terbaru flu burung di Taiwan, untuk peternakan didapati adanya kelainan dalam sampel yang diteliti bertambah lagi 58 peternakan, jumlah keseluruhan yang ada mencapai 389 peternakan, dengan jumlah ternak unggas mencapai 2 juta. Untuk peternakan yang dipastikan terjangkit flu burung juga bertambah lagi sebanyak 29 peternakan, sudah dipastikan ada 330 peternakan yang terinfeksi flu burung. Yang membuat orang khawatir adalah flu burung telah menyebar ke ayam yang mana situasinya semakin lama semakin parah, meledak hingga 12 peternakan ayam harus di test laboratorium yang terdiri dari 9 peternakan ayam kampung dan 3 ayam ras.

Ketua BAPHIQ, Chang Su-san menegaskan, situasi tertularnya ayam semakin meluas, ini merupakan ujian baru bagi BAPHIQ, setelah membahasnya dengan instansi terkait lain, BAPHIQ memperkirakan tanggal 23 Januari akan mengumumkan langkah-langkah baru pencegahan epidemik. Selain itu kabupaten Hualien timbul kejanggalan pada satu peternakan saat di test laboratorium, untung saja pada tahap awal belum ditemukan adanya virus flu burung, ini berarti untuk wilayah barat Taiwan, virus ini masih dapat terkendali.

Chang Su-san mengatakan, “Melalui hasil test laboratorium, pada tahap awal tidak terdeteksi adanya asam nukleat virus pada ayam hitam di Hualien, maka virus dapat dipisahkan, untuk bagian ini tidak dapat dikatakan bagian timur telah terjangkit virus. Hingga saat ini, untuk bagian ayam, termasuk ayam kampung dan ayam ras sudah ada 20 peternakan yang di test, ada 2 yang dipastikan terkena virus lama H5N2, 6 lainnya terjangkin virus baru H5N2 dan H5N8 atau lainnya, selebihnya masih dalam pengetestan, ini merupakan arus cobaan baru bagi kami.”

Selain itu, situasi terinfeksinya angsa juga semakin meluas, untuk peternakan yang didapati adanya kejanggalan jumlahnya sudah mencapai 1,22 juta ekor, jika semua dipastikan terjangkit, maka kerugian bisa mencapai 70%. Berdasarkan data terbaru, dari statistik virus flu burung yang menyebabkan mati dan dibasminya unggas, dalam waktu singkat 1 bulan saja sudah melampaui 1 juta ekor.

Komentar

Terbarumore