(Taiwan, ROC) – Mengenai rencana jalur penerbangan baru Daratan Tiongkok, Juru Bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat tanggal 20 Januari menyampaikan, seruan Kementerian Luar Negeri Daratan Tiongkok kurang akurat, Amerika tidak melakukan evaluasi keamanan dengan Biro Penerbangan Sipil Daratan Tiongkok (CAAC), AS mendesak agar Daratan Tiongkok bernegosiasi dengan pihak terkait.
Sebelumnya Deplu AS pernah menyampaikan, Amerika memprioritaskan pertama keamanan penerbangan dan wilayah angkasa, mendorong (encourage) pihak Daratan Tiongkok melakukan negosiasi dengan berbagai pihak yang terpengaruh. Tanggal 20 kemarin, juru bicara Deplu AS dalam surat balasan kepada Kantor Berita Sentral (CNA) dalam tanggapan terbarunya menyampaikan, “Kami mengetahui, Daratan Tiongkok mengajukan jalur penerbangan baru di wilayah angkasa selat Taiwan. Kami mendesak (urge) Daratan Tiongkok dan pihak yang terpengaruh untuk melakukan negosiasi guna menjamin keamanan jalur penerbangan yang baru dapat terselesaikan.
Jubir Deplu AS menyampaikan, seruan Daratan Tiongkok tanggal 15 yang lalu kurang akurat “Administrasi Penerbangan Federal” (FAA) tidak pernah melakukan evaluasi keamanan jalur penerbangan yang baru juga tidak pernah melakukan bersama dengan CAAC. Amerika hanya berbagi informasi kepada Daratan Tiongkok bagaimana merencanakan jalur penerbangan yang baru.
Dari situs Kemlu Daratan Tiongkok, Jubir Hong Lei (洪磊) dalam jumpa pers rutin tanggal 15 yang lalu di Beijing menyampaikan, sebelumnya di tahun 2007, CAAC dan FAA telah menuntaskan kerjasama evaluasi bersama, ICAO telah meloloskan dan memberikan kode yang baru.
Mengenai apakah dalam pertemuan antara Asisten Deplu kawasan Asia Pasifik Daniel Russel dengan duta besar Cui Tian-kai (崔天凱) membahas soal jalur penerbangan baru, jubir Deplu As tidak memberikan tanggapan isi pertemuan diplomatik tersebut.