Satu hari setelah mengkonfirmasi ditemukannya virus flu avian subtipe baru yang dijuluki H5N2, Dewan Pertanian (COA) mengumumkan pada hari Senin (19/1), jumlah ladang peternakan yang terinfeksi telah mencapai 274, tersebar luas di sembilan kabupaten dan kota, masing-masing Miaoli, Chiayi, Yunlin, Tainan, Changhua, Kaohsiung, Pintung, Taoyuan dan Nantou, sementara jenis ternak yang terpengaruh mencakup ayam, bebek dan angsa.
Wakil Dirjen Biro Inspeksi dan Karantina Binatang dan Tumbuhan dibawah COA Shih Tai-hua (施泰華) mengemukakan, sampai hari Senin pukul 8:00 pagi, COA telah menyelesaikan pembasmian 260.000 ternak di 152 ladang peternakan.
Sementara itu, lanjut Shih, pihak berwenang juga menemukan tiga ekor bulbul, sejenis burung migran berkepala putih, yang tewas di daerah berdekatan dengan salah satu ladang peternakan di Kabupaten Miaoli, dan telah memastikan penyebab kematian adalah virus flu avian subtipe baru yang disebut sebagai H5N3.
Shih Tai-hua mengatakan, “Lokasi penyebaran virus flu avian serta berbagai subtipe yang ditemukan, sepenuhnya sesuai dengan rute penerbangan burung migran, termasuk virus jenis H5N3 yang ditemukan di tubuh burung bulbul yang tewas di daerah Miaoli. Untuk itu, disimpulkan bahwa penyebaran virus flu avian kali ini berhubungan erat dengan burung migran.”
Ditanya mengenai kondisi pensuplaian daging dan produk daging ayam, bebek dan angsa, Shih menegaskan, COA telah menetapkan kebijakan penanggulangan darurat untuk menjamin keseimbangan suplai pasar.