History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Ma Janji Tingkatkan Dana Pendidikan Keterampilan

  • 15 January, 2015
  • Editor
Presiden Ma Janji Tingkatkan Dana Pendidikan Keterampilan
Presiden Ma Janji Tingkatkan Dana Pendidikan Keterampilan

(Taiwan-ROC) – Rapat Nasional tingkat pimpinan universitas atau perguruan untuk tahun 2015, digelar pada hari Kamis tanggal 15 Januari. Presiden Ma Ying-jeou menghadiri upacara pembukaan rapat tersebut, dan melakukan rapat seminar dengan masing-masing rektor yang hadir dalam kegiatan. Rektor Taipei Chengshih University of Science atau TPCU, Lien Shin-cung dalam rapat tersebut menyarankan agar pemerintah dapat menyeimbangkan dana anggaran yang ada, baik untuk jurusan keterampilan maupun tingkat universitas umum, sehingga pelajar yang menempuh pendidikan melalui universitas keterampilan tidak kalah dalam garis awal persaingan pendidikan.

Presiden Ma sendiri menyebutkan bahwa sejak dirinya menduduki kursi pemerintahan, telah berupaya semaksimal mungkin guna menyeimbangkan dan memperpendek jarak perbedaan di antara universitas keterampilan dengan universitas umum. Untuk itu, Ma juga segara meminta Menteri Pendidikan, Wu Shih-hwa agar dapat segera menyusun dana anggaran yang lebih adil bagi universitas keterampilan. Usai memberikan tanggapannya, Ma juga mendapatkan sambutan yang hangat dari semua peserta rapat atas keputusan yang diambil.

Presiden Ma mengatakan, “Saya juga mengetahui bahwa hal ini tidaklah mungkin dapat diselesaikan secara keseluruhan dalam waktu yang bersamaan, jarak perbedaan tetaplah ada dan besar, untuk itu saya tetap akan berupaya keras. Tetapi saya melihat bahwa pemasukan pajak untuk pemerintah masih terbilang baik, sehingga Kementrian Pendidikan juga seharusnya berupaya untuk memperoleh dana anggaran yang lebih banyak lagi.”

Selain itu, Rektor dari National Sun Yat Sen University atau NSYSU, Yang Hung-dun, menyebutkan bahwa apakah memungkinkan bagi pelajar atau mahasiswa yang juga merangkap menjadi asisten peneliti untuk ikut dimasukkan ke dalam asuransi kesehatan dan asuransi ketenagakerjaan. Yang menambahkan bahwa hal tersebut telah diusungkan kepada Yuan Eksekutif, tetapi hingga kini masih belum mendapatkan jawaban dari instansi yang terkait. Berkenaan dengan hal ini, Ma menjelaskan bahwa dirinya akan segera menanyakan hal tersebut kepada Perdana Menteri Mao guna dapat diambil keputusan secepatnya.

Ma juga berharap bahwa di kedepannya, Republik Tiongkok mampu memiliki 5 fungsi di dunia internasional, antara lain pendorong perdamaian, pembantu kemanusian, pendorong pertukaran kebudayaan, pencipta inovasi teknologi yang baru dan pemimpin kebudayaan Tiongkok. Ma mengungkapkan bahwa setiap instansi pendidikan dapat menempatkan diri masing-masing sesuai dengan 5 fungsi yang disebutkan tadi, dan diharapkan setiap pimpinan sekolah dapat bersama-sama bekerja keras dan tidak menganggap remeh diri masing-masing.

Komentar

Terbarumore