History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Jalur Penerbangan Udara Daratan Tiongkok Langgar Norma Internasional

  • 14 January, 2015
  • Editor
Jalur Penerbangan Udara Daratan Tiongkok Langgar Norma Internasional
Jalur Penerbangan Udara Daratan Tiongkok Langgar Norma Internasional

(Taiwan, ROC) – Daratan Tiongkok baru-baru ini tanpa bernegosiasi terlebih dahulu dengan Taiwan mengumumkan jalur penerbangan baru M503 dimana telah melanggar norma Konvensi Penerbangan Sipil Internasional. Sesuai dengan norma tersebut, setiap anggota Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) boleh menentukan Wilayah Informasi Penerbangan (FIR) yang baru namun bila mempengaruhi wilayah orang lain maka harus melalui negosiasi terlebih dahulu.

Dikarenakan padatnya FIR A470 di pesisiran Tengara Daratan Tiongkok yang melalui Fuzhou, Xiamen, Shenzhen, Zhuhai, Guangzhou dan Hongkong, maka tanggal 12 Januari yang lalu mengumumkan wilayah FIR yang baru M503 sampai ke 8Km dari FIR Taipei dan disaat yang bersamaan dari jalur M503 diperpanjang hingga 3 jalur di Xiamen, Fuzhou dan Dongshan yaitu W1212, W122 dan W123.

Biro Penerbangan Sipil Daratan Tiongkok kemarin malam (13) melansir : Komunikasi kelancaran Penerbangan Sipil antar selat tetap lancar. Sejak dulu, sesuai dengan permintaan Taiwan, kedua belah pihak telah melakukan dua kali komunikasi untuk jalur ini. Komunikasi dan negosiasi operasional yang dilakukan selama ini akan terus berjalan dengan lancar, bersama-sama melindungi hasil perkembangan logistik udara. 

Namun Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil (CAA) Republik Tiongkok menuturkan, selain negosiasi jalur M503, jalur nomor W121, 122 dan 123 belum pernah disampaikan, sehingga Daratan Tiongkok telah melanggar norma Konvensi Penerbangan Sipil Internasional dan yang lebih berat lagi adalah telah mengancam keamanan penerbangan. CAA berharap pihak Daratan Tiongkok dapat membicarakannya bersama.

Dirjen CAA Jean Shen menyampaikan : Jalur penerbangan internasional M503 lebih dekat dengan FIR kita dan juga lebih dekat dengan area latihan kemiliteran kita! Kami khawatir saat latihan militer apalagi 3 jalur kuning itu, sedikit melenceng saja…kadang di musim panas, jalur A1 kita karena cuaca yang buruk, kadang bisa melenceng 30~40 mil, pesawat-pesawat itu bisa melenceng, kadang kita juga melenceng memasuki wilayah latihan militer, kita akan komunikasikan dengan angkatan bersenjata, oleh karena faktor cuaca dan musim maka kita harus duduk untuk dibicarakan. 

Selain itu, karena jalur baru tersebut melewati ruang udara Kinmen dan Matsu, walau Daratan Tiongkok menjelaskan bahwa penggunaan diatas ketinggian 27 ribu meter, sedangkan angkatan bersenjata Republik Tiongkok dibawah 24 ribu M, namun Dirjen Shen menuturkan, dikala penerbangan padat tentu di setiap ketinggian pasti ada pesawatnya, bila terjadi keadaan darurat maka penyesuaian ketinggian pasti akan ada, apabila terjadi tabrakan di udara maka ini akan menjadi ancaman keamanan di udara.

Komentar

Terbarumore