(Taiwan, ROC) - Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE) tanggal 13 menyampaikan, bahwa pihaknya telah menerima laporan flu burung H5N8 dan H5N2 dari Taiwan, diantaranya galur H5N2 bagi Taiwan adalah sangat baru. Berdasarkan informasi yang ada, kemungkinan penularan H5N2 kepada manusia sangat kecil.
Peternakan Angsa dan telur bebek menemukan galur flu burung pertama di dunia yaitu H5N2, disaat yang bersamaan ada satu peternakan angsa tertular flu unggas jenis H5N8. Menjawab pertanyaan wartawan CNA tanggal 13 yang lalu, OIE menyampaikan telah menerima Wakil Ketua Institut Penelitian Teknologi Pertanian Yang Ping-ceng (楊平政), berkaitan dengan laporan epidemik 2 galur terkait telah diinfokan lewat situs.
Satu hal yang harus diperhatikan mengenai H5N2 adalah, gen H dan N berbeda dengan galur H5N2 yang ditemukan di Taiwan. Gen H5 99% hampir serupa galur H5N8 yang ditemukan di Korea Selatan pada tahun lalu, sedangkan gen N2 96% serupa dengan H5N2 yang ditemukan di Daratan Tiongkok pada tahun 2011. OIE juga menyampaikan, sampai saat ini tidak ada kasus manusia yang tertular virus itu, berdasarkan data yang ada kemungkinan penularan kepada manusia sangat kecil.
Sebagai langkah pencegahan, Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) telah melakukan pemantauan kesehatan kepada orang yang berada di lapangan. Sampai saat ini sudah ada 392 orang yang termasuk dalam kategori pemantauan yang berada di 39 peternakan unggas di wilayah Pintung, Tainan, Yunlin, Chiayi, Changhua dan Taoyuan. Jika dilihat dari jumlahnya, ini adalah angka yang tertinggi, diperkirakan angka tersebut akan terus bertambah.
Deputi Dirjen CDC Chuang Jen-hsiang (莊人祥) menyampaikan, sampai saat ini ada 21 orang yang mengeluhkan soal tenggorakan sakit, batuk, panas dan gejala sejenis flu, dimana ada 9 pasien yang perlu dilakukan pemeriksaan lebih intensif dan 3 orang dinyatakan bebas dari flu burung.
Ia mengatakan : saat ini telah mengendalikan 6 kota dan kabupaten, 392 orang, diataranya ada 21 orang yang kentara, dari hasil pemeriksaan diantara 3 orang, ada 1 hanya flu musiman, 2 orang lainnya negatif, sedangkan 6 orang lain masih dalam pemeriksaan.
CDC menyampaikan, saat ini dikalangan masyarakat lebih kebanyakan flu adenovirus dan flu musiman, gejala yang muncul serupa, tapi belum tentu seperti itu adalah flu burung. Bila untuk orang lapangan yang bersentuhan langsung terdeteksi virus H5, karena sudah termasuk kategori penyakit menular nasional maka akan segera dilakukan isolasi dan pemantuan.