(Taiwan, ROC) – Koferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kewirausahawaan 2015 hari ini (14) digelar di taman Flora Expo, kota Taipei. Perdana Menteri (PM) Mao Chi-kuo (毛治國) dalam pidato pembukaan menyampaikan, guna mendukung muda mudi untuk berwirausaha, pemerintah akan melonggarkan peraturan, mengimpor modal internasional, menciptakan lingkungan inovatif dan wirausaha serta menyediakan dana pengembangan nasional, sumber yang ada di dana pengembangan teknologi termasuk lembaga pemerintah atau badan usaha milik negara, dengan cara bagaikan “totok akupuntur” agar nadi inovatif dan wirausaha Taiwan dapat semakin lancar.
PM menyampaikan : Untuk menciptakan lingkungan kita, untuk ketentuan yang berlaku, ada rekan kerja yang mengibaratkan seperti totok akupuntur, mencari cara agar urat nadi jadi lancar, memperlancar beberapa titik utama, berharap Taiwan dapat menciptakan lingkungan yang memiliki daya saing internasional di segi inovasi.
Beliau juga merumuskan teori inovasi V=MAO, V adalah proses menciptakan nilai, M adalah motivasi, A adalah kemampuan, O adalah kesempatan, ketiga variable ini dikalikan dan tidak boleh satu diantaranya nol, dan apabila nilainya besar maka nilai yang dihasilkan baru bisa semakin besar.
Untuk motivasi, Mao menggambar disudut kiri bawah adalah seekor kucing, namun kucing itu berpikir bagaima agar bisa menjadi seekor harimau, ini mengilustrasikan innovator harus memiliki mimpi, tekad dan rasa ingin tahu, bahkan harus memiliki semangat yang kuat serta kemampuan untuk pulih dengan cepat, saat gagal atau terpukul tetap tangguh.
Variabel kemampuan, PM Mao menilai, inovator harus memiliki pengetahuan, melatih diri untuk berpikir mandiri, mendobrak bingkai yang ada, menjadi orang yang “中” (chung, keluar dari kotak). Selain itu, ia juga mengingatkan harus ada aksi, misalnya inovasi adalah 0, dari 0 hingga ke 1 harus ada aksi. Ia berharap Taiwan dapat menjadi pusat pengembangan di mata rantai inovasi dunia dan berkembang menjadi pusat inovasi dunia.