(Taiwan, ROC) – Pada tanggal 12 Januari 2015 Daratan Tiongkok mengumumkan lintas penerbangannya, di masa mendatang sepanjang laut tenggara akan dikelompokkan rute penerbangan dengan nomor M503, W121, W122 dan W123, akan diberlakukan pada tanggal 5 Maret mendatang. Administrasi penerbangan sipil Taiwan(CAA) hari ini(13) mengatakan, rute penerbangan yang digaris oleh Daratan Tiongkok di tengah selat Taiwan, jarak terdekat dengan area informasi penerbangan Taipei adalah 7,8 kilometer, untuk mempertimbangkan keselamatan penerbangan maka akan melakukan pembahasan dengan Daratan Tiongkok.
Direktur jenderal CAA, Jean Shen(沈啟) mengatakan, berdasarkan pengumuman dari pihak Daratan Tiongkok, M503 dengan garis tengah selat Taiwan, juga merupakan batas penerbangan Taipei terdekat berjarak 4,2 mil laut atau 7,8 kilometer, walaupun pihak Daratan Tiongkok telah mengumumkan pemakaian rute penerbangan akan mengarah ke barat 4 mil laut atau 7,4 kilometer, namun posisi M503 berada di wilayah informasi penerbangan di atas laut, di masa mendatang akan banyak penerbangan internasional melintasinya, posisi terlalu dekat dengan wilayah informasi penerbangan Taiwan, untuk mempertimbangkan keselamatan penerbangan maka secara teknis akan berdiskusi dengan Daratan Tiongkok.
CAA mengemukakan, pihak Daratan Tiongkok pada tahun lalu pernah bersama dengan Taiwan membahas penunjukkan rute penerbangan M503, keduanya tidak mendapat kesepakatan, hanya pihak Daratan Tiongkok yang mengumumkan secara sepihak.
Pada hari ini kementerian pertahanan mengemukakan, segala tugas pertahanan udara tidak dikarenakan dari pihak Daratan Tiongkok yang mengubah lintas penerbangan, jika diperlukan, kemiliteran akan meningkatkan sistem pertahanan udara untuk mengantisipasi segala kejadian tidak terduga.
Mayor jenderal Mei Chia-shu(梅家樹) pada saat konferensi pers pada pagi hari ini mengatakan, bagian dari kementerian pertahanan, dilihat dari territorial ketahanan udara, semua tugas pertahanan udara tidak mendapat pengaruh dari perubahan rute penerbangan Daratan Tiongkok.
Ia mengatakan, berdasarkan pengawasan dan kekuatan kemiliteran, akan tetap memonitor keamanan udara di territorial selat Taiwan. Jika ada pesawat yang tidak jelas dan masuk ke wilayah ini, maka akan dicegat dan diusir.