(Taiwan, ROC) – Epidemi flu burung di Taiwan semakin menyebar dari wilayah selatan meluas hingga utara. Wakil perdana menteri Chang San-cheng(張善政) pada hari ini(13) secara langsung mengawasi masalah ini dan membentuk tim tanggap darurat bencana untuk penanganan flu burung.
Chang San-cheng mengatakan, bagian penanggulangan tidak membedakan pusat dan setempat, di masa mendatang akan dibentuk 3 bagian. Bagian pertama yang dikoordinasi oleh dewan pertanian dan membentuk platform di setiap kabupaten dan kota, bagian ke-2 kelompok antar departemen yang mencakup informasi dari pihak pakar membahas penanggulangan penyakit ternak, kesehatan masyarakat, perlindungan lingkungan dan permintaan pasar, bagian ke-3 yuan eksekutif memonitor perkembangan epidemi flu burung, selalu siaga ikut dalam penanganannya.
Chang San-cheng mengutarakan: “bagian antar departemen dari tingkat pusat, termasuk pada direktorat pengendalian dan penanggulangan penyakit dan direktorat perlindungan, semua merupakan bagian yang penting. Ini merupakan 3 sumbu utama dari yuan eksekutif, kami sangat menghargai kerja keras mereka, dan mengingatkan beberapa hal yang perlu di perhatian, jika diperlukan keterlibatan yuan eksekutif maka dapat setiap saat disampaikan ke yuan eksekutif.”
Chang Shan-cheng juga mengemukakan, kali ini penyebaran flu burung telah terimbas sampai ternak bebek dan angsa. Dalam beberapa tahun terakhir ini, Ia secara khusus meminta dewan pertanian untuk mempelajari hal untuk ditindaklanjuti, termasuk mempertahankan kestabilan pasar, dan meminta komite perlindungan konsumen untuk mengawasi secara ketat terhadap pelanggaran penimbunan, penawaran maupun kegiatan ilegal lainnya yang dapat mempengaruhi permintaan pasar.