History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Hubungan Taiwan-Jepang Stabil, Presiden Ma Mengharapkan Peningkatan Kerjasama Ekonomi

  • 12 January, 2015
  • Editor
Hubungan Taiwan-Jepang Stabil, Presiden Ma Mengharapkan Peningkatan Kerjasama Ekonomi
Hubungan Taiwan-Jepang Stabil, Presiden Ma Mengharapkan Peningkatan Kerjasama Ekonomi

 (Taiwan, ROC) Hari ini(12) Presiden Ma Ying-jeou bertemu dengan politikus Jepang dari partai demokratik liberal, Sakurada Yoshitaka. Beliau mengatakan, masa jabatannya selama 7 tahun, Republik Tiongkok bersama dengan Jepang telah membina hubungan khusus, walaupun kedua negara ini tidak memiliki hubungan kenegaraan secara resmi, namun interaksi pembinaan antara Taiwan-Jepang di sektor perdagangan, kebudayaan dan lainnya sangat mendalam melebihi dari negara yang memiliki hubungan diplomatik. Presiden mengemukakan, di masa beberapa tahun, kedua negara saling mengupayakan, juga menandatangangi banyak kerjasama perjanjian, mempromosikan pembinaan hubungan bilateral, termasuk kerjasama perjanjian di sektor perikanan, di tahun lalu pada bulan Nopember menandatangani kerjasama nota kesepahaman untuk bidang pariwisata, pertukaran informasi keamanan pembangunan nuklir, keimigrasian, hak kekayaan intelektual, dalam waktu 2 tahun secara singkat telah menandatangani 11 perjanjian kerjasama, hal ini menunjukkan kedua belah pihak memiliki niat untuk meningkatkan pembinaan hubungan bilateral ini.

Presiden Ma mengemukakan, Jepang merupakan mitra dagang penting Republik Tiongkok, volume perdagangan bilateral di bulan November tahun lalu telah mencapai 44,6 milyar dolar Amerika Serikat, setelah pembahasan perjanjian kerjasama bidang investasi Taiwan-Jepang usai, Presiden Ma beranggapan semakin adanya kemajuan dalam hubungan ekonomi Taiwan-Jepang.

Presiden Ma mengatakan, “Dalam waktu segera kami akan melakukan penandatangan kerjasama di sektor investasi dengan Jepang, kami juga mengharapkan adanya kemajuan dalam pembahasan, keringanan pungutan pajak, masih ada lagi kerjasama di bidang ekonomi, dari dua aspek kerjasama ini diharapkan dapat segera terselesaikan.”

Presiden Ma juga mengatakan, Taiwan-Jepang juga memiliki kerjasama di bidang pariwisata dan budaya, pada tahun lalu barang antik dari museum istana nasional(NPC) dipamerkan di Jepang dan sangat menarik perhatian masyarakat Jepang, di sektor pariwisata jumlah pengunjung asal Jepang melebihi dari 4 juta per orang per kali, pada tahun ini diharapkan dapat naik hingga 4,5 juta per orang per kali. Presiden Ma menambahkan, setelah tahun 1972 hubungan diplomatik yang terputus, hingga saat ini, hubungan bilateral Taiwan-Jepang yang semakin akrab, Beliau mengharapkan di masa mendatang hubungan ini akan terbina secara berkesinambungan.

Komentar

Terbarumore