History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Mengurangi Kecelakaan Lalu Lintas Kementerian Perhubungan Mencanangkan Bis Masuk Kampus

  • 10 January, 2015
  • Editor
Mengurangi Kecelakaan Lalu Lintas  Kementerian Perhubungan Mencanangkan Bis Masuk Kampus

(Taiwan-ROC) Perbandingan tingkat kematian akibat kecelakaan kendaraan bermotor dengan usia korban antara 18-24 tahun sebesar 80,4%, untuk mengurangi terjadinya kecelakaan bermotor, kementerian perhubungan pada paruh pertama tahun ini akan mencoba untuk mengelar bis umum masuk kampus dengan menambah jalur dan juga jadwal bis agar mahasiswa bisa meninggalkan kendaraan pribadi dan menumpang bis, tetapi pakar mengingatkan, harus dirancang sedemikian rupa baru dapat berhasil 

Berdasarkan data statistik Dinas Kepolisian, Kementerian Dalam Negeri, dari jumlah kematian akibat kecelakaan lalu lintas untuk usia 18-24 tahun, perbandingan korban meninggal akibat kecelakaan bermotor pada tahun 2012 adalah 75,8%, tahun 2013 bertambah menjadi 80,1% dan tahun kemarin lebih bertambah lagi menjadi 80,4%. Kementerian Perhubungan mengemukakan, akan meminta Kementerian Pendidikan untuk memilih 4 universitas, dikoordinasi oleh Direktorat Jenderal Bina Marga pemerintah daerah dan perusahaan angkutan penumpang untuk membuka jalur kendaraan umum masuk kampus dengan cuma-cuma atau dengan harga khusus mengantar pelajar dari kampus ke pusat kota, agar dapat mengajak pelajar untuk menumpang kendaraan umum. Apabila program ini berhasil maka akan diterapkan pada kampus-kampus lainnya.

Ketua Divisi Jasa Marga, Kementerian Perhubungan, Wang Mu-heng mengambil contoh kampus Lan Yang-Universitas Tamkang, setiap hari hanya ada kurang dari 10 route bis, mau tidak mau para mahasiswa mengendarai sepeda motor untuk ke kampus, ditambah dengan resiko melewati jalan gunung yang berliku-liku, kampus ini sudah berkali-kali berupaya agar dapat menambah jadwal bis yang masuk ke kampus. Wakil Dekan Jurusan Teknologi Universitas Feng Jia, Lee Ke-zong, tidak ada kendaraan umum yang masuk kampus sehingga para pelajar tidak ada alternative lain selain mengendarai sepeda motor. Lee menyarankan agar kampus mengenakan biaya parker motor dan menderek motor yang di parker sembarangan, dengan cara ini secara tidak langsung mengubah kebiasaan pelajar untuk naik bis, atau dengan cara pemberian poin bagi pelajar yang naik bis, setelah point terkumpul dengan jumlah tertentu akan diberikan hadiah, dengan demikian mungkin akan lebih banyak pelajar yang bersedia menumpang bis umum. 

Komentar

Terbarumore