(Taiwan, ROC) - Wakil Menteri Perhubungan dan Komunikasi (MOTC) Fan Chih-ku (范植谷) Kamis ini (8) menyampaikan, bila perusahaan THSR bangkrut di bulan Maret, maka akan diambil alih, pengambilan alih ini sedang dalam pembahasan, waktu pengambilan alih kira-kira sebelum akhir Juni.
Komite Perhubungan, Yuan Legislatif pagi ini saat memeriksa revisi undang-undang pariwisata melakukan sidang interplasi kepada Wamen Fan Chih-ku. Saat ditanya rencana kedepan dan program perbaikan keuangan THSR, ia menyampaikan bahwa sudah ada persiapan untuk mengambil alih, cara pengambilan alih sedang dalam pembahasan.
Ia menjelaskan, setelah revisi UU Lembaga Swasta pasal 158 di bulan Juni 2011, menimbulkan masalah keuangan antar pemegang saham dimana dalam persidangan pertama THSR harus membayar ganti rugi, sesuai dengan agenda yang ada hasil keputusan persidangan ke-3 akan diputuskan pada bulan Maret, apabila hasilnya sama maka THSR akan bangkrut, sesuai dengan ketentuan yang berlaku harus ada perbaikan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, apabila setelah 80 hari tidak ada perbaikan maka akan diambil alih oleh MOTC dan diperkirakan sebelum akhir Juni.
Menteri Fan juga mengharapkan revisi UU segera dilakukan agar pengambilan alih memiliki acuan hukum, bila tidak maka proses ini akan mengalami banyak hambatan hukumnya.
Tseng Ming-chung mengatakan, “Bagian yang dipertanggungjawabkan oleh pemerintah adalah sebesar NT$ 308,3 milyar, selain itu masih terdapat sebanyak NT$ 59 milyar yang diminta oleh pihak perbankan untuk melakukan pengontrolan secara khusus. Dan kini dana yang tengah dikontrol secara khusus telah mencapai sebesar NT$ 43,6 milyar. Untuk itu sebenarnya kredit yang ada pada pihak perbankan masih dapat terjamin.”
Oleh karena FSC berpengalaman di bidang finansial untuk pengambilan alih oleh lembaga keuangan, maka legislator menyarankan agar dapat dijadikan sebagai referensi kepada MOTC. Tseng menyampaikan, untuk pengambilan alih, lembaga keuangan harus patuh kepada UU perbangkan pasal 62 sehingga tidak ada masalah hukum. Tapi untuk pengambilan alih oleh MOTC tidak ada hukumnya sehingga harus ada payungnya dahulu.