(Taiwan-ROC) Pengibaran bendera ROC pada 1 Januari 2015 di Twins Oaks oleh kantor perwakilan ROC untuk Washingtong, Amerika Serikat, Departemen Luar Negeri AS telah menyatakan “sesalkan” hal ini dan beranggapan tindakan ini sebagai tindakan pelanggaran, berhubung dengan tidak adanya hubungan diplomatik antara Taiwan dan Amerika Serikat.
Kepala kantor perwakilan ROC untuk Amerika, Shen Lyu-shun ketika diinterpelasi di Yuan Legislatif menyangkal masalah pengibaran bendera menyalakan lampu merah hubungan luar negeri, selain itu setelah melakukan komunikasi dengan pihak pemerintah AS, telah melulurkan kesalah pahaman yang ada, bahkan ada beberapa pejabat pemerintah AS yang secara pribadi menyakini pengibaran bendara ROC ini.
Shen Lyu-shun mengatakan : Tidak ada satupun orang Amerika yang menyalahkan kita, kami bukanlah pelajar SD, bukannya kencaman dari orang malah saya harus menegaskan, banyak pejabat AS yang secara pribadi beranggapan kita cinta negara, tindakan ini layak mendapat keyakinan.
Terkait ketidak jelasan argument juru bicara kementerian luar negeri mengenai pengibaran bendera ini, Shen Lyu-shun menegaskan, ia akan kembali melakukan komunikasi dengan pihak AS terkait kejadian di Twins Oaks.
Shen Lyu-shun mengatakan: pada dasarnya banyak hal kami dan pihak AS, segala yang kami lakukan di Twins Oaks, setiap halnya sebelumnya sudah dilakukan. Apa itu pandangan yang sama? Tidak perlu dibicarakan lagi, hubungan kami dengan pihak AS, saling percaya, dalam arti kalau terjadi hal-hal khusus, setelah saling berkomunikasi, kesalahpahaman atau anggapan dapat diselesaikan.
Mengenai laporan media yang melaporkan seorang pejabat senior pemerintahan Obama mengajukan “tujuh titik penjelasan”, Shen Lyu-shun merespon, pejabat yang yang mengeluarkan suara ini mungkin pejabat “kecil”atau mungkin ada ketidakpuasan terhadap masalah pengibaran bendera di Twins Oak. Shen juga mengatakan, ia sangat ingin tahu siapa yang mengatakan, dan sangat ingin bertukar pendapat dengan pejabat ini.