History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

FSC Memantau Terus Imbas Yunani Mundur dari Kawasan Euro

  • 07 January, 2015
  • Editor
FSC Memantau Terus Imbas Yunani Mundur dari Kawasan Euro

(Taiwan-ROC) Sehubungan dengan masalah Yunani keluar dari wilayah Euro ditambah dengan menurunnya harga minyak sampai memecahkan batas USD50, sehingga warna hijau menghiasi pasar saham utama dunia dalam menyambut tahun 2015, pasar saham Eropa dan Amerika sudah jatuh dua kali berturut-turut, pasar Asia juga turut terimbas. Namun setelah fluktuasi menurunnya pasar saham Amerika dan Eropa, pada hari ini (7/1) pasar utama Asia, termasuk Taiwan dan lainnya bergerak stabil, pagi hari ini dibuka dengan warna merah, bursa saham Taiwan sendiri hari ini menguat.

Kepala Komisi Pengawasan Keuangan (FSC), Zeng Ming-zong, dalam rapat interpelasi hari ini (7/1) di Yuan Legislatif mengemukakan, dengan mengabaikan masalah Yunani mundur dari euro, pasar saham utama dunia baru dapat bergerak naik, seperti saat ini, situasi bursa saham Eropa dan Amerika memperlihatkan pergerakan naik, bursa saham Taiwan sendiri seharusnya juga akan kembali pada garis dasar.

Zeng Ming-zong mengatakan: Bank Sentral Eropa juga sedang melakukan proses perbaikan, meskipun fluktuasi alur jalannya masih belum terlalu jelas, tentu saja kami juga masih memantau. Sebenarnya kami di Taiwan, eksposurnya termasuk perbankan, sekurities dan asuransi sangat kecil, hanya berkisar beberapa juta USD saja. 

Menteri Keuangan, Chang Sheng-ford  menyampaikan, untuk kawasan Euro, termasuk Jerman dan lainnya memperkirakan seharusnya tidak timbul fluktuasi yang besar dengan keluarnya Yunani keluar dari kawasan Euro. Chang Sheng-for juga menekankan, karena situasi internasional belum stabil, tentu juga mempengaruhi bursa saham Taiwan, tetapi saat ini belum sampai ada indikasi pendekatan bank saham publik, masih terus bertahan atau tidak ini melihat dari saham public. Namun jika dilihat dari transaksi Taiwan untuk dua hari ini, orang yang transaksi jual beli masih belum banyak, memperlihatkan masih adanya tingkat kepercayaan.

Komentar

Terbarumore