History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Inggris Menekankan Pengajaran Bahasa Mandarin Presiden : Memiliki Ruang Besar Kerja Sama

  • 07 January, 2015
  • Editor
Inggris Menekankan Pengajaran Bahasa Mandarin  Presiden : Memiliki Ruang Besar Kerja Sama

(Taiwan-ROC) Presiden ROC, Ma Ying-jeou hari ini tanggal 7 Januari ketika menemui delegasi “Anggorta Parlemen Inggris 2015” menyampaikan, Inggris akan memperkuat pengajaran Bahasa Mandarin dan akan melatih guru Bahasa Mandarin yang berkwalitas, pihak Taiwan dan Inggris juga masih memiliki ruang yang besar untuk kerja sama ini.

Presiden Ma Ying-jeou mengemukakan, sejak beliau menjabat sebagai presiden hingga sekarang, telah menjumpai 32 rombongan delegasi Inggris, ini memperlihatkan beliau memperhatikan hubungan Taiwan – Inggris. Kepala negara juga menegaskan, Inggris merupakan negara pertama di Eropa yang memberikan fasilitas bebas visa bagi warga Taiwan, bahkan negara yang paling awal membicarakan rencana pertukaran kaum muda dengan Taiwan, saat ini jumlah pelajar Inggris yang belajar di Taiwan sudah mencapai 16 ribu pelajar, jika dibandingkan dengan 30 tahun lalu yang hanya berjumlah 36 pelajar, peningkatannya sangat mengejutkan.

Pemimpin negara juga mengemukakan, Perdana Menteri Inggris, David Cameron pada akhir tahun 2013 pernah menyampaikan akan memperkuat pengajaran Bahasa Mandarin, dan sebelum Juli 2017 akan melatih 100 guru berkualitas, Presiden Ma merasa kedua belah pihak Taiwan dan Inggris masih memiliki ruang untuk menjalin kerja sama. 

Presiden Ma Ying-jeou mengatakan : Di sisi lainnya seperti pembaruan sumber energi, transportasi kereta dan lainnya, kita mengepalai pembangunan ini, banyak hubungan kerja sama. untuk pelatihan finansial, inovasi budaya, kota pintar, guru Mandarin berkwalitas, dalam hal ini masih memiliki peluang kerja sama yang besar.

Presiden Ma Ying-jeou menyampaikan, sejak beliau menjabat, selalu berupaya mempromosikan perdagangan bebas, setelah penandatangan ECFA dengan Daratan Tiongkok, kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kerjasama kemitraan ekonomi dengan Selandia Baru dan Singapura, sekarang ini tengah mengupayakan turut berpartisipasi dalam Kemitraan Trans Pacific (TPP) dan Kemitraan Ekonomi Konfrehensif Regional (RCEP). Pres Ma mengatakan, Taiwan juga berharap dapat membicarakan kerjasama ekonomi dan jaminan penanaman modal dengan Uni Eropa, beliau juga berharap kunjungan anggota parlemen dapat memberikan pengaruh di Inggris dan Eropa untuk membantu kerjasama ekonomi yang saling menguntungkan.

Komentar

Terbarumore