History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Yuan Penguji: Delegasi “Asosiasi Pelatihan Chunghwa” tidak pernah mengadakan kontak dengan Sekolah Partai Komunis Tiongkok

  • 29 December, 2014
  • Editor
Yuan Penguji: Delegasi “Asosiasi Pelatihan Chunghwa” tidak pernah mengadakan kontak dengan Sekolah Partai Komunis Tiongkok
Ilustrasi: Gedung Yuan Penguji

Delegasi “Asosiasi Pelatihan Chunghwa” yang dipimpin oleh Yuan Penguji Republik Tiongkok memang pernah melawat ke Pusat Pelatihan Eksekutif pada saat berkunjung ke Daratan Tiongkok November lalu, tapi tidak pernah mengadakan kontak dengan Sekolah Partai Komunis Tiongkok yang terletak di lokasi yang sama.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Ketua Komisi Perlindungan dan Pelatihan Pegawai Negeri dibawah Yuan Penguji Lee Sung-hsien (李嵩賢) ketika merespon pertanyaan wartawan perihal laporan surat kabar Liberal Times pada hari Senin (29/12) yang telah meraih kritikan keras dari sejumlah legislator.

Harian tersebut melaporkan, saat berkunjung ke Shanghai dan Suzhou di Daratan Tiongkok November lalu, delegasi “Asosiasi Pelatihan Chunghwa” pernah mengadakan kunjungan ke Sekolah Partai Komunis Tiongkok, padahal lokasi kunjungan ini tidak didaftarkan dalam agenda perjalanan.

Untuk diketahui, delegasi tersebut berkunjung ke Daratan Tiongkok dibawah pimpinan Ketua Komisi Perlindungan dan Pelatihan Pegawai Negeri dibawah Yuan Penguji Tsai Bih-hwang (蔡璧煌). Anggotanya mencakup Lee Sung-hsien selaku wakil ketua, dan juga pejabat-pejabat Direktorat Jenderal Administrasi Personel dibawah Yuan Eksekutif serta Departemen Personel dibawah Kementrian Ekonomi.

Lee Sung-hsien mengatakan, “Pusat latihan Sekolah Partai Komunis Tiongkok dan Akademi Pelatihan Eksekutif memang terletak di lokasi yang sama, tapi yang dikunjungi adalah lembaga pelatihannya, bukan sekolahnya. Jadi, meskipun lokasinya sama, sistemnya berlainan. Kelasnya sama, tapi sistem pelatihannya berbeda.”

Kami tidak pernah mengadakan kontak dengan pihak Sekolah Partai Komunis Tiongkok, tegas Lee.

Komentar

Terbarumore