(Taiwan, ROC) – Rabu ini (24) Wakil Presiden Republik Tiongkok Wu Den-yih (吳敦義) saat menghadiri acara “Forum Peluang Iran” menyampaikan, presiden Ma Ying-jeou (馬英九) 6 tahun yang lalu pernah menyampaikan strategi “Kokohkan Taiwan, Tautkan Aspak dan Globalisasi” sedangkan tanggung jawab pemerintah adalah “membantu rakyat berbisnis, meningkatkan daya saing Taiwan”, dengan dilandasi 2 hal itu, Iran menjadi pilihan pertama Taiwan untuk mengembangkan mitra dagang di kawasan Timur Tengah.
Tidak ada hubungan diplomasi antara Republik Tiongkok dengan Iran, Kementerian Luar Negeri (MOFA) juga tidak mendirikan kantor representatif atau perwakilan, saat ini hanya ada Kantor Dagang Taiwan di Teheran milik Dewan Perkembangan Perdagangan Internasional (TAITRA), namun demikian wapres menyampaikan, Iran adalah negara yang memiliki wilayah terluas di Timur Tengah, diharapkan Taiwan dapat membuka kantor dagang di negara pilihan pertama.
Wapres sampaikan : Walau tidak ada hubungan diplomasi, namun bisa mendirikan sejenis kantor dagang, sehingga kedua interaksi dua pihak semakin mudah dan dekat, dengan demikian maka akan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap hubungan kita dengan Iran.
Ketua Asosiasi Bisnis Taiwan-Iran (TIBA) Tsai Yu-ching (蔡裕慶) menyampaikan, Taiwan adalah negara eksportir, sangat membutuhkan ekspansi negara-negara berkembang untuk diservikasi resiko ekspor, terutama pasar Muslim di dunia yang mencapai 1,6 miliar jiwa, diharapkan kerjasama untuk membuka pasar Iran dan negara muslim lainnya.