(Taiwan, ROC) – Koran harian Amerika(WSJ) pada tanggal 23 Desember 2014 memberitakan, dalam tahap pemulihan ekonomi Amerika, ditambah dengan komponen iPhone merangsang pertumbuhan ekspor, sehingga keuntungan bagi Taiwan melebihi negara Jepang, Singapura dan negara lainnya, pada tahun 2015 tingkat pertumbuhan ekonomi Taiwan diprediksikan akan menguat.
Pakar ekonomi memprakirakan, pada tahun 2015 produk domestik bruto Taiwan dengan peningkatan mencapai hampir 3,5% atau bahkan melebihi, mengungguli dari yang diprakirakan berkisar 3,4%. Dana moneter internasional(IMF) dengan hasil laporan, pada tahun 2015 Taiwan diprediksikan akan menggantikan Selandia Baru, menjadi negara dengan pertumbuhan ekonomi terkuat kedua di Asia, setelah Korea Selatan.
Hasil laporan yang merilis, pemulihan ekonomi Taiwan kembali dikarenakan kondisi perbaikan ekonomi Amerika yang membawa keuntungan bagi Taiwan, pada bulan Nopember lalu ekspor terutama produk elektronik dan perlengkapan mesin Taiwan ke Amerika secara tahunan bertambah 11%, skala peningkatan ini menjadikan sebagai pasar asing terbesar untuk Taiwan; sementara ekspor Amerika ke Taiwan secara keseluruhan hanya berkisar sekitar 10%, namun untuk sebagian besar produk ekspor Taiwan ke Daratan Tiongkok maupun negara Asia Tenggara, pada biasanya akan diolah terlebih dahulu baru dilanjutkan didistribusikan ke Amerika
Koran harian WSJ memberitakan, mendapatkan keuntungan dari faktor pemulihan ekonomi Amerika, Taiwan menjadi pusat rantai pasokan komponen elektronik di dunia, seperti perusahaan Apple bekerjasama dengan perusahaan Taiwan Semiconductor Manufacturing Company(TSMC), perusahaan Foxconn, diprediksikan Taiwan dibandingkan negara Jepang , Singapura serta negara Asia lainnya akan berkembang lebih maju.