(Taipei, ROC) - Kemarin sore dibawah pimpinan ketua Partai Promosi Persatuan Tiongkok (中華統一促進黨) Chang An-lo (張安樂) yang dikenal sebagai si serigala putih menyampaikan aspirasi mendukung diberlakukannya Perjanjian Perdagangan Jasa (PPJ) di depan gedung Yuan Legislatif. Seperti yang terlihat di beberapa media massa sempat terjadi bentrokan kecil dengan masyarkat di luar gedung tersebut.
Hari ini (2) Yuan Eksekutif dalam pers rilisnya menyampaikan, masyarakat memiliki kebebasan untuk bersuara namun saat menyampaikan aspirasinya harus menghormati peraturan yang berlaku, menjaga perdamaian, demokrasi yang rasional, sehingga pemerintah tidak akan duduk tinggal diam melihat tindakan ilegal yang menjajah Yuan Legislatif atau intervensi mafia yang dapat menimbulkan provokasi.
Juru bicara Yuan Legislatif Sun Lih-chyun (孫立群) menyampaikan : Penjajahan ruang sidang parlemen oleh demonstran anti Perjanjian Perdagangan Jasa sudah lebih dari 2 minggu, pemerintah akan merujuk kepada prinsip menghormati otonomi parlemen, untuk tindak lanjut keamanan di parlemen akan mengikuti keputusan Yuan Legislatif, sedangkan untuk ketertiban di luar gedung, pemerintah sudah memerintahkan Kepolisian untuk berusaha agar jangan sampai ada mafia yang intervensi, juga tidak menyetujui adanya kata-kata atau sikap yang dapat memprovokasi pertentangan sosial.
Yuan Eksekutif juga menegaskan sikapnya “Melindungi yang legal, memberantas yang ilegal”, tidak ada kompromi kepada pihak manapun yang memancing otoritas pemerintah.
Partai KMT pagi tadi dalam jumpa persnya juga mengutuk cara Chang An-lo, jubir Yin Wei (殷瑋) menyampaikan, di negara demokrasi, setiap aspirasi dapat disampaikan dengan rasional dan cara damai, semua orang harus saling menghormati, KMT menolak segala bentuk kekerasan, termasuk kekerasan secara lisan.
Ditanya soal pemboikotan DPP, Jubir Yin menyampaikan, dalam pemeriksaan kasus PPJ, DPP telah melakukan segala jenis pemboikotan dan aksi kekerasan, masyarakat akan dapat melihatnya sendiri.