History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Ma: Kerjasama Perjanjian Perdagangan Jasa Menguntungkan Bagi UKM

  • 23 December, 2014
  • Editor
Presiden Ma: Kerjasama Perjanjian Perdagangan Jasa Menguntungkan Bagi UKM
Presiden bertemu dengan pemenang gelar penghargaan UKM Chung-hwa 2014

(Taiwan, ROC) – Presiden Ma Ying-joeu pada hari ini(23) bertemu pemenang gelar penghargaan usaha kecil menengah(UKM) Chunghwa ke-3 tahun 2014, Beliau mengemukakan, di Taiwan masih dalam tahap pemulihan perkembangan ekonomi, kekuatan utama tetap berada pada usaha kecil menengah. Berdasarkan hasil pendataan dari kemenko, terhitung hingga tahun lalu, di Taiwan terdapat lebih dari 1,33 juta UKM, hampir 98% dari total perusahaan yang ada, menyediakan sebanyak 8,58 juta lapangan kerja, dengan nilai output melebihi dari 11 trilyun 3 ratus milyar, hal ini memberikan kestabilan ekonomi dan menjalankan peranannya menciptakan lapangan kerja.

  

Presiden Ma mengutarakan, setelah Beliau menjabat sangat memperhatikan lingkungan kerja UKM, sehingga menjalankan kebijakan terkait, termasuk menurunkan pajak pendapatan, Taiwan menjadi salah satu negara dengan penarikan pajak terendah di dunia, juga menyedikan pengurangan biaya pajak sewa, pajak perekrutan karyawan dan lain sebagainya. Presiden Ma mengemukakan, pemerinatah terus melonggarkan kebijakan, berdasarkan data Bank Dunia pada bulan Oktober tahun ini merilis laporan lingkungan usaha dunia tahun 2015, dilihat perkembangan ekonomi Taiwan berada di posisi ke-19 dari 189 negara, melampaui beberepa negara maju seperti Jepang, Kanada dan Swiss.

  

Presiden mengemukakan, kebijakan pelonggaran merupakan jalan yang mesti ditempuh Taiwan, dikarenakan faktor Daratan Tiongkok dan harus kurang dalam pembinaan diplomatik dengan negara lain, Taiwan masih menghadapi masalah dalam perjanjian kerjasama perdagangan bebas, namun masih tetap harus dikejar, seperti perjanjian kerjasama ekonomi antar selat(ECFA) yang akan memberikan peluang bisnis besar bagi Taiwan, namun disalah tanggapi oleh masyarakat luar, beliau mengharapkan UKM dapat membantu pemerintah menjelaskan hal ini kepada masyarakat luar.

  

Presiden Ma mengatakan: “namun masyarakat luar sepertinya beranggapan kami membina hubungan baik dengan Daratan Tiongkok, yang diberi keuntungan adalah perusahaan besar, bukan usaha kecil menengah, sebenarnya dalam hal ini tidak mungkin demikian, karena seperti yang saya sebutkan tadi untuk perusahaan Taiwan sebanyak 98% adalah UKM, mana mungkin mengatakan prosentase UKM sangat kecil, maka kami beranggapan jika ada kesempatan, ikut memberikan penjelasan kepada masyarakat luar, sebenarnya kebijakan ini sangat menguntungkan bagi UKM maupun perusahaan besar.

 

Presiden Ma menekankan, dengan adanya keterbukaan akan memberikan keuntungan, jika ditutupi malah menyusut, Beliau mengharapkan kerjasama perjanjian perdagangan jasa antar selat segera dapat diloloskan, kedua belah selat segera melakukan penandatanganan, pihak pemerintah juga akan mengupayakan bergabung dengan kemitraan bilateral maupun regional, termasuk kemitraan Trans Pasifik(TPP), Perjanjian Kemitraan Ekonomi komprehensif regional (RCEP), mengharapkan tahun depan adanya kesempatan ikut dalam pembahasan perjanjian kerjasama terkait.

Komentar

Terbarumore