History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Ormas Dukung Yuan Legislatif Bahas Peraturan Kesetaraan Hak Menikah Umum

  • 19 December, 2014
  • Editor
Ormas Dukung Yuan Legislatif Bahas Peraturan Kesetaraan Hak Menikah Umum
Ormas Dukung Yuan Legislatif Bahas Peraturan Kesetaraan Hak Menikah Umum

      (Taiwan-ROC) – Dewan Yuridiksi yuan Legislatif pada tanggal 22 desember mendatang untuk pertama kalinya akan membahas rancangan undang-undang perihal kesetaraan hak untuk menikah. Organisasi masyarakat yang mengajukan rancangan peraturan terkait tersebut menggelar jumpa pers di gedung Yuan Legislatif pada hari Jumat tanggal 19 Desember. Dalam jumpa pers tersebut, organisasi masyarakat yang menamakan diri mereka Pendukung Hak Menikah Umum, meminta kepada semua anggota legislative, baik dari partai berkuasa maupun oposisi untuk dapat menjalankan tugas mereka sebagai wakil rakyat dalam mendengar suara hati masyarakat yang ada, dan tidak melakukan pengelakan prosedur yang tengah dijalankan.

        Sekjen Ormas Jian Zhi-jie mengatakan bahwa negara memiliki tanggung jawab dalam memberikan perlindungan hak asasi setiap warganya, sekalipun pihak Yuridiksi tidak mampu memberikan solusi penyelesaiannya, para anggota legislator diminta untuk dapat mematuhi nasihat yang diajukan oleh para pakar hak asasi manusia internasional, dengan memberikan kesempatan bagi pasangan sejenis untuk melangsungkan pernikahan mereka.

        Jian Zhi-jie mengatakan, “Kini jabatan pemerintah baik diemban oleh partai pan biru maupun hijau, memberikan perlindungan hak asasi adalah tugas dan kewajiban dari negara. Untuk itu, sekalipun pihak yuridiksi tidak mampu memberikan solusi pemecahannya, semua anggota legislator diminta untuk dapat memberikan perlindungan terhadap para pasangan sesama jenis.”

        Juru Bicara Serikat HAM Pasangan Sesama Jenis, Chen Jia-jun mengungkapkan bahwa pemerintah selalu mengatakan bahwa negara dibentuk berdasarkan hak asasi setiap manusia, untuk itu sudah sewajibnya dapat menghilangkan stigma atau ketakutan tak beralasan terhadap pasangan sesama jenis. Chen Jia-jun kembali melontarkan bahwa hal ini bukan hanya semata masalah hak asasi manusia, juga merupakan masalah kemanusiaan. Dirinya berharap semua anggota legislatif dapat menggunakan nalar dan menjalankan tugas dengan bijaksana, sehingga dapat merubah sejarah buruk Taiwan, dan terakhir dapat memberikan harapan bagi semua insan manusia untuk masa depan yang lebih baik.

Komentar

Terbarumore