(Taiwan, ROC) – Hari ini (18) Perdana Menteri (PM) Republik Tiongkok Mao Chih-kuo saat di Yuan Ekseskutif sampaikan, Kabinet saat ini menghadapi situasi dan opini publik yang baru, oleh karena itu, di posisi yang baru para pejabat juga harus punya cara pikir yang baru, terhadap tanggungjawab kementerian dan isu sosial, pemerintah harus berdiri di barisan terdepan opini rakyat, harus peka.
PM Mao juga meminta kepada para menteri yang hadir untuk keluar dari kantor dengan “berkunjung” bukan “turun ke desa”, karena saat melayani rakyat tidak ada soal “atas kebawah” serta tidak seharusnya menggunakan kata-kata “sosialisasi”, tapi menggunakan “dialog”. Ia menyampaikan, hanya dengan merubah nilai dan pola pikir baru bisa merubah sikap dan prilaku, ia meminta para menteri untuk memperhatikan secara khusus.
Juru bicara Yuan Ekseskutif Sun Li-chyun mengutip, “PM secara khusus menuturkan, kita seharusnya berdialog dengan sikap yang rendah hati dan tulus, oleh karena itu kita semua jangan menggunakan kata-kata sosialisasi, kita harus selalu mengingatkan diri, juga meminta kepada staf bahwa sosialisasi adalah searah, dialog baru dua arah, terbuka, jika pola pikir berubah, sikap dan prilaku baru berubah, sehingga kita semua harus meminta kepada diri sendiri, juga menyampaikan kepada staf untuk memperhatikan secara khusus.”