History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Ma : Negara Sahabat Tidak Perlu Merasa Kesulitan Dalam Hubungan Antar Selat

  • 29 January, 2014
  • Editor

Dalam kunjungan kenegaraan presiden Ma ke Honduras pada tanggal 27 waktu setempat menerima wawancara dari media AFP, DPA, EFE dan Reuters. Menjawab soal bagaimana menanggapi semakin banyak negara-negara Amerika Tengah yang mengutus pejabatnya untuk menjalin hubungan diplomatik dengan Daratan Tiongkok? Ma menyampaikan, terhadap negara di kawasan Amerika Tengah, Amerika Selatan, Afrika dan Kepulauan Pasifik, sikap Republik Tiongkok sangat jelas yaitu akan tetap menjaga hubungan diplomasi dengan negara-negara itu.

Presiden menyampaikan, negara-negara ini mungkin membutuhkan interaksi ekonomi dengan Daratan Tiongkok, pada prinsipnya pemerintah Republik Tiongkok tidak menentang, namun diharapkan jangan merubah kegiatan dagang menjadi hubungan ofisial. Presiden menyampaikan, dalam 5 tahun ini hubungan antar selat membaik dengan pesat, negara sahabat belum tentu harus dipaksa untuk memilih diantara antar selat.

Media menanyakan, sebelumnya ada kasus bahwa ada mantan kepala negara sahabat Republik Tiongkok menyalahgunakan dana bantuan yang diberikan, apakah tidak khawatir atau karena tidak ada sistem pengawasan yang sempurna sehingga bisa disalahgunakan? Ma menjawab, itulah sebabnya mengapa sejak beliau menjabat secara khusus menetapkan 3 prinsip pemberian dana bantuan yaitu “tujuan yang jelas, prosedur yang legal dan efisien”. Semenjak menjabat sampai saat ini, masalah ini belum pernah terjadi.

Selain itu mengenai apakah ada kerjasama yang baru antara Taiwan-Honduras, Ma menyampaikan bahwa hubungan Republik Tiongkok dengan presiden Honduras yang baru Juan Orlando Hernandez sangat erat, asal Honduras meminta, Republik Tiongkok pasti bersedia semaksimal mungkin membantu.

Komentar

Terbarumore