(Taiwan, ROC) – Insitutut Penelitian Ekonomi Chunghwa (CIER) hari ini melansir laporan ekonomi terkini Taiwan. Kendati iklim ekonomi global untuk tahun ini terus menghangat namun kekuatan perkembangan ekonomi didaerah dinilai masih kurang kuat dan tidak merata serta adanya ancaman finansial yang kurang stabil, oleh karena itu CIER merevisi kebawah angka pertumbuhan ekonomi untuk seluruh tahun 2014 ke 3,14%, dibandingkan Oktober merosot 0,03%.
Sedangkan untuk 2015, CIER menilai motor ekonomi global adalah bergantung kepada Amerika, namun melambannya roda ekonomi pasar negara berkembang, ketidakstabilan geopolitik maka untuk perkembangan ekonomi global-pun direvisi ke 3,50%, dibandingkan prediksi bulan Oktober 3,53% atau turun sebanyak 0,03%.
Ketua CIER Wu Chung-su (吳中書) menyampaikan, penyebab utama revisi kebawah PDB kali ini adalah karena masalah keamanan pangan Taiwan di kuartal IV dan melambannya ekonomi internasional.
Ia menyampaikan : Kita ada masalah keamanan pangan, masih ada melambannya ekonomi sekitar Rusia, menguatnya ekonomi Eropa tidak sesuai dengan harapan, begitupula Jepang, sehingga dibawah tekanan melambannya ekonomi dunia, angka ekspor negara kita sedikit tidak sesuai dengan prediksi awal sehingga pertumbuhan ekonomi kita sedikit direvisi kebawah.
CIER juga menuturkan, sejak krisis ekonomi terjadi, ekonomi dunia penuh dengan ketidakpastian dan memasuki era “New Mediocre”, bukan yang paling baik juga bukan paling buruk. CIER berpendapat indikasi utama yang akan mempengaruhi ekonomi masa mendatang termasuk menguatanya nilai dolar Amerika dan waktu naiknya suku bunga yang tidak pasti, Euro, Jepang dan Daratan Tiongkok akan terus melakukan pelonggaran kuantitas keuangan masing-masing, ini semua akan mempertajam gejolak pasar mata uang dunia. Namun, selain itu merosotnya harga minyak dunia adalah hal baik untuk pemulihan ekonomi.