History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Aktifis memenangkan pemilihan Kepala Departemen Tenaga Kerja pemerintah Kota Taipei

  • 15 December, 2014
  • Editor
Aktifis memenangkan pemilihan Kepala Departemen Tenaga Kerja pemerintah Kota Taipei
Aktifis Lai Hsiang-ling memenangkan pemilihan Kepala Departemen Tenaga Kerja pemerintah Kota Taipei

Aktifis tenaga kerja jangka panjang Lai Hsiang-ling (賴香伶) memenangkan pemilihan Kepala Departemen Tenaga Kerja pemerintah Kota Taipei dengan suara mayoritas mutlak, dan akan menjadi pejabat tinggi pertama dalam lembaga pemerintah yang dipilih langsung oleh rakyat dalam sejarah Taiwan.

Pemilihan ini mengadopsi suatu sistem “iVoting.” Sebanyak 19.956 warga Taipei mendaftarkan diri untuk memilih online dan 456 mendaftar untuk memilih dengan cara tradisional. Pada waktu pemungutan suara yang ditentukan, yaitu hari Minggu (14/12) tengah malam sampai pukul 16:00, sejumlah 7.335 suara online dan 121 suara kertas dikumpulkan, merepresentasi angka partisipasi pemilih setinggi 36,63%.

Setiap pemilih diminta memberi angka plus-satu, minus-satu atau nol untuk lima calon yang mendaftarkan diri. Yang meraih angka tertinggi adalah Lai Hsiang-ling dengan 5.995 suara, Menyusul di urutan kedua sampai kelima adalah asisten profesor Departemen Manajemen Sains di Universitas Chiao Tung Nasional Tseng Fang-tai dengan 152 suara, mantan kepala sekretaris Dewan Tenaga Kerja Ho Jui-fan dengan minus 149 suara, mantan ketua Perserikatan Asuransi Mingtai MSIG Huang Cheng-tao dengan minus 3.615 suara dan ketua Asosiasi Arloji dan Permata Taiwan Chang Ming-hui dengan minus 5.930 suara.

Mengetahui kemenangannya, Lai mengatakan dia sangat gembira karena proses pemilihan yang digembar-gemborkan ini telah membuat rakyat semakin prihatin terhadap isu tenaga kerja yang dihadapi Taiwan.

Setelah resmi dilantik, Lai berjanji akan mendirikan suatu podium online dimana informasi-informasi seperti pembayaran majikan bagi dana pensiun tenaga kerja serta investasi pelanggaran undang-undang tenaga kerja akan dipublikasikan.

“Ini juga akan menjadi suatu podium bagi kalangan buruh dan masyarakat untuk mendiskusikan isu tenaga kerja dan berpartisipasi dalam proses penetapan kebijaksanaan,” tutur Lai.

Sejak pertama diajukan oleh Ko, rencana yang merupakan impian Walikota Terpilih Taipei Ko Wen-je untuk mewujudkan suatu “pemerintah yang terbuka, transparen dan dipartisipasi oleh rakyat” tersebut telah meraih dukungan dan kesangsian dari media dan publik.

Sebagian orang memujinya sebagai aksi memberikan kembali kekuasaan kepada rakyat, namun sebagian lainnya meragukan apakah pemilih yang berpartisipasi sungguh-sungguh bisa mewakili warga Taipei.

Untuk diketahui juga, Ko Wen-je terpilih sebagai Walikota Taipei dalam pemilihan kepala daerah Taiwan 29 November lalu. Dia meraih 57,16% suara, menang cukup banyak banding Sean Lien, calon dari partai berkuasa Kuomintang (KMT) yang hanya mendapatkan 40,82% suara.

Menurut rencana, Ko akan resmi dilantik 25 Desember.

Komentar

Terbarumore