Institut Riset Taiwan (TRI) telah merevisi proyeksi laju ekonomi Taiwan untuk 2014 ke angka lebih tinggi, sebagian disebabkan membaiknya pasar tenaga kerja dan pulihnya konsumsi domestik.
Organisasi riset swasta berbasis di Taipei itu sekarang mengantisipasi produk domestik bruto (GDP) Taiwan untuk meningkat 3,36% pada tahun ini, lebih tinggi 0,26% daripada prakiraan yang diumumkan Juni lalu.
Meskipun masih banyak resiko dalam pertumbuhan ekonomi global 2015, TRI memperkirakan GDP Taiwan akan selanjutnya meningkat 0,07% menjadi 3,43% pada tahun depan berkat kecenderungan turunnya harga minyak mentah internasional dan bahan-bahan baku lain yang dibutuhkan sektor pertanian dan perindustrian Taiwan.
Sehubungan dengan terus menstabilnya angka kepercayaan terhadap ekonomi lokal untuk enam bulan kedepan, TRI memproyeksi bahwa konsumsi swasta akan naik 2,76% pada tahun ini dan 2,7% pada tahun depan.
Direktur Pusat Prakiraan Ekonomi di Institut Riset Ekonomi Chung-Hua (CIER) Liu meng-chun (劉孟俊) mengemukakan, minyak mentah internasional mungkin akan mempertahankan harga rendah dalam dua hingga lima tahun mendatang disebabkan meningkatnya produksi serpih minyak.
Menurut Liu, turunnya harga minyak mentah internasional diperkirakan akan menghemat beaya impor bahan baku dan mengurangi harga barang domestik, dan secara tidak langsung mempromosikan pertumbuhan sektor pariwisata dan transportasi.